Daftar / 2026-01-12
Sambutan Presiden Prabowo di Sekolah Rakyat Banjarbaru | Breaking News
12 Jan 2026
tvOneNews
15:35
media
transcript_panel
1 unggahan
Sumber
- Video kanonik
- FG-MUTrgsls
- Transkrip dari
- engine/data/prabowo/raw/FG-MUTrgsls.json
- Jumlah token
- 1.055
- Kata unik
- 551
- Durasi
- 15:35 (935 detik)
- Bahasa
- Indonesian (auto-generated)
- Metode
- transcript_panel
- Commit engine
- 7ad3851ac0ad
Semua unggahan pidato ini
Hanya satu yang dipakai untuk hitungan. Sisanya tetap dicatat.
| Video | Kanal | Diunggah | Token | Diambil via | Status | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| kanonik | FG-MUTrgsls
Sambutan Presiden Prabowo di Sekolah Rakyat Banjarbaru | Breaking News |
tvOneNews | 2026-01-12 | 1.055 | panel transkrip | ok |
Sinyal kebijakan: MBG
Sinyal total 0 · token eksak 0 · frasa penuh 0 · ambigu 0
Topik yang terdeteksi
nasional dan identitas 17 pendidikan 9 kesehatan dan gizi 4 tata kelola 3 pertahanan dan keamanan 3 pangan 2 ekonomi 1
Sinyal leksikal, bukan klasifikasi.
Transkrip
Cap waktu di kiri bertaut ke detik yang tepat di YouTube.
He. Selanjutnya hadirin sekalian, mari kita saksikan bersama tayangan balasan surat Presiden Republik Indonesia. Bapak Presiden yang kami sayangi, perkenalkan kami anak-anak sekolah rakyat sekolah yang kemarin Bapak kunjungi. Kami masih ingat bagaimana Bapak tersenyum, menatap kami satu persatu dengan hangat dan menulis surat yang membuat hati kami bergetar.
Di dalam surat itu, Bapak mengingatkan kami untuk belajar yang baik, hormati orang tua, cintai ayah dan ibu, rajin sembahyang, selalu sopan dengan teman, olahraga selalu, cintai tanah air, semangat terus, dan selalu gembira. Bapak, dulu nak semua dari kami bisa sekolah. Ada teman-temanku yang harus kina bantu orang tuanya.
Ada yang pergi kerja, ada juga yang tidak ada sepatunya kok dong. Tapi sekarang bisa mik belajar, menulis, membaca, sama berani mik bermimpi. Ada yang mau jadi guru, dokter, petani sukses, tentara, sama mungkin juga nanti ada yang mau jadi presiden seperti Bapak.
Tong tahu Bapak peduli. Bapak tak pernah lupa tang anak-anak Papua yang jauh dari timur itu buatong rasa dekat sekali seolah Bapak hadir di tengah torang menepuk tompu bahu dan berkata, "Kalian juga bagian penting dari negeri ini." Doa kami sederhana. Mudahan Bapak terus diberi kesehatan w kekuatan supaya terus memimpin negara ini lawan hati yang tulus lawan penuh kasih.
Dari kami anak-anak sekolah rakyat yang kini punya harapan, punya mimpi, mau buat Indonesia jadi tempat yang lebih baik. Terima kasih Bapak Presiden. Kami akan belajar sebaik-baiknya karena kami percaya masa depan Indonesia dimulai dari tempok kelas. Hadirin yang kami hormati, kini mari kita simak bersama sambutan Presiden Republik Indonesia dilanjutkan dengan prosesi menekan tombol sidene sebagai tanda peresmian 166 sekolah rakyat di seluruh Indonesia.
Kacamata di bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi. Oh, sudah selamat siang. Salam sejahtera bagi kita sekalian. Shalom. Salve. Om swastiastu. Namo buddhaya. Salam kebajikan.
Yang saya hormati Menteri Sosial, Saudara Saifulah Yusuf sebagai penyelenggara. Wakil Menteri Sosial, Saudara Agus Jabo Priono beserta seluruh jajaran Kementerian Sosial, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Saudara Abdul Muhaimin Iskandar, para Menteri koordinator, para menteri, Para Kepala Badan Panglima TNI, Kapolri, serta seluruh anggota kabinet merah putih, para wakil menteri, wakil kepala badan yang hadir. Yang saya hormati para kepala daerah yang hadir, Gubernur Kalimantan Selatan, Saudara Muhyiddin yang saya hormati, Gubernur Jawa Timur, saudari Kofifah Indar Parawansyah.
Yang saya hormati Gubernur Jambi, Saudara Alhis. Yang saya hormati Gubernur Sulawesi Tenggara, Saudara Andi Sumanggeruka, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Saudara Emmanuel Melkiades Laka. Yang saya hormati Gubernur Maluku Utara, saudari Sherli Cowanda. Kok yang tepuk tangan Gubernur Malutar, Gubernur Nusa Tenggara Barat, saudara lalu Muhammad Iqbal. Yang saya hormati para gubernur, para bupati dan walikota, mungkin yang hadir juga ini banyak sekali bupati.
Ini bupati yang hadir di sini ya, bupati Ogan Komereng Ulu, Saudara Tedy Melwansyah. Bupati Kepulauan Anambas, Saudara Aneng, Bupati Natuna, Saudara Chen Lui Lan, Bupati Kawur, Saudara Gusril Fausi, Bupati Lampung Selatan, Saudara Dity Egi Pratama, Bupati Lebak Saudara Muhammad Hasbi Asdiqi Jayabaya, Bupati Pandeglang, Saudari R. Dewi Setiana, Bupati Sumedang, Saudara Doni Ahmad Munir, Bupati Kuningan, Saudara Dian Rahmat Januar, Bupati Majalengka, Saudara Eman Suherman, Bupati Wonosobo, Saudara Agus Subagyo, Bupati Cilacap, Saudara Samsul Aulia Rahman, Bupati Rembang, Saudara Harno, Bupati Sragen, Saudara Sigit Pamungkas, Bupati Katingan, Saudara Saiful, Bupati Barito Kuala, Saudara Bahrul Ilmi, Bupati Bualemo, Saudara Rumpagao, Bupati Pangka Jen Kepulauan Saudara Muhammad Yusron Lalogau, Bupati Sopeng, Saudara Suwardi Haseng, Bupati Buton Tengah, Saudara Ashari, Bupati Maluku Tengah, Saudara Zulkarnain
Awat Amir, Bupati Bone, Saudara Andi Asmat Sulaiman, Walikota Bandar Lampung, Saudari Eva Dwiana, Walikota Cirebon, Saudara Effendi Edo, Walikota Kediri, saudari Vinanda Prameswari, Prameswati sor ya Walikota Blitar, Saudara Muhibin, Walikota Pasuruan Saudara Adi Wibowo, Walikota Palangkaraya, Saudara Farid Na Naparin, Walikota Banjar Baru, Saudara Saidi Mansyur, Saudari Ya, Menko-menko yang hadir tadi ya, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Saudara Pratikno. Tadi Saudara ee Muhimin sudah tadi saya sebut, Menteri Sakitas Negara, Prasetyo Hadi, Saudara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Saudara Sugiono, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Muti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto, Menteri Komunikasi dan Digital, Saudara Metya Viada Hafid.
Yang saya hormati Menteri Pekerjaan Umum, Saudara Dodi Hanggodo, Menteri Pendayagunaan Apatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Saudari Rini Widiantini, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Saudari Arifah Khoiri Fauzi, Menteri Perhubungan, Saudara Dudi Purwag Gandhi tadi Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subianto, Kapolri Jenderal Polisi Listo Sikit. Prabowo tadi sudah disebut sekretaris kabinet RI LC Tedi Indrawijaya.
Kepala Staf Kepresidenan, Saudara Muhammad Khodari, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Saudara Angga Raka Prabowo. Nama Prabowo kok banyak sekali ini ya? Pasti orang baik namanya Prabowo itu. Mudah-mudahan insyaallah. Kepala Badan Pusat Statistik Saudara Saudari Amalia Widya Santini Santi, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Saudara Muhammad Yusuf Atech. Kau asal mana, Pak? Ateh Sunda.
Palembang Sunda, Pak. Hah? Palembang Sunda. Palembang Sunda. Oke. Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Saudara Budiman Sujat Miko. Ada? Coba dicatat. Ini sambil saya absen. Ini absen sebetulnya nih. Kepala Perpustakaan Nasional RI, Saudara Aminuddin Aziz.
Bagus hadir. Saya catat hadir. Wakil Menteri Kesehatan, Saudara Benyamin Paulus Octavianus. Wakil Menteri Dalam Negeri, Saudara Lenan Jenderal Polisi Ahmad Wiygus, Wakil Menteri Agraria dan Tat Ruang, Saudara Osi Dermawan. Terima kasih, Saudara-saudara. Terima kasih kesabaran saudara-saudara. Kenapa saya bacakan satu-satu? karena mereka sudah ee membuat atau mengeluarkan suatu usaha tenaga. Mereka meluangkan waktu mereka hadir jauh-jauh ke sini. Jadi saya kira pantas untuk di sebut Oi, Menteri Bappenas belum ya? Wah, enggak ada ini Bapenas di sini, Pak.
Aduh, gimana? Hah? Mana Sek? Gimana Sek? Garang kau. Wah, ini Sekud ee Agung Surahman akan menikah tanggal 18 Januari ini hari Sabtu. Berapa hari sebelum menikah masih mau kerja, masih mau masuk. Jadi walaupun tadi agak kurang ya saya maafkanlah. Apa? Apa? Enggak dengar saya. Kalau kaget saya pagi-pagi saya ikut, Pak.
Loh, kau kan mau menikah sebentar lagi. Sudah siap semua? Sudah, Pak. Sudah siap semua. Masih mau hadir ya walaupun kurang-kurang dikit ya. Profesor eh Rahmat Pambudi. Terima kasih. Kenapa kok buka kopiah? Supaya kelihatan supaya kelihatan pintar. Jadi kalau orang botak itu pasti pintar.
Orang pintar belum tutup botak. Tapi kalau orang botak pasti pintar. Dan saya beruntung karena tim saya banyak orang botak. Di sini ada berapa? Dirut. Dirut Agrinas Pangan. Ini orang dari Timur tadinya tapi loyal sama merah putih ikut ke sini. Beliau namanya Juau Metmota.
Pak namanya panjang sekali. Joo Angelo de Sosa Mota. Benar. Kepala juga mulai botak. pintar pas