Daftar / 2026-03-11
Pidato Presiden Prabowo di Tasyakuran HUT ke-1 Danantara
11 Mar 2026
METRO TV
17:04
media
baseline_import
1 unggahan
Sumber
- Video kanonik
- VyPCSPnxbaE
- Transkrip dari
- engine/data/prabowo/raw/VyPCSPnxbaE.json
- Jumlah token
- 1.205
- Kata unik
- 459
- Durasi
- 17:04 (1.024 detik)
- Bahasa
- Indonesian (auto-generated)
- Metode
- baseline_import
- Commit engine
- 7ad3851ac0ad
Semua unggahan pidato ini
Hanya satu yang dipakai untuk hitungan. Sisanya tetap dicatat.
| Video | Kanal | Diunggah | Token | Diambil via | Status | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| kanonik | VyPCSPnxbaE
Pidato Presiden Prabowo di Tasyakuran HUT ke-1 Danantara |
METRO TV | 2026-03-11 | 1.205 | baseline_import | ok |
Sinyal kebijakan: MBG
Sinyal total 0 · token eksak 0 · frasa penuh 0 · ambigu 0
Topik yang terdeteksi
nasional dan identitas 34 ekonomi 8 kesehatan dan gizi 4 pangan 3 tata kelola 1 pertahanan dan keamanan 1
Sinyal leksikal, bukan klasifikasi.
Transkrip
Cap waktu di kiri bertaut ke detik yang tepat di YouTube.
Marilah kita simak bersama arahan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto. Dengan hormat kami silakan. Magrib 18. Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat sore. Salam sejahtera bagi kita sekalian. Shalom. Salve.
Om swastiastu. Namo buddhaya. Salam kebajikan. Ee saudara-saudara yang saya hormati ee pimpinan Danantara ee ketua dan seluruh dewan pengawas dan antara para anggota ee kabinat Merah Putih. para tokoh-tokoh yang hadir di sini semua ee seluruh pejabat pegawai dan antara, para undangan, rekan pers dan media yang hadir.
ini adalah ulang tahun dan antara yang yang pertama tentunya selalu kita bersyukur kita masih diberi kesehatan oleh Allah Subhanahu wa taala Tuhan maha kuasa. Kita juga bersyukur atas segala berkah yang diberikan oleh yang maha kuasa kepada bangsa dan negara kita.
Saudara-saudara sekalian, ee dan antara adalah suatu konsolidasi dari semua aset yang dimiliki bangsa dan negara kita. Artinya danantara diberi tugas dan kepercayaan yang cukup berat yaitu mengelola dan memanage kekayaan bangsa. Kita beri nama danantara, yaitu daya anagata nusantara, daya kekuatan energi anagata. masa depan.
Jadi dan antara harus menjaga dan mengelola kekuatan energi bangsa kita untuk masa depan. Demikian pentingnya dan antara saya sebenarnya ingin menyampaikan suatu pengarahan yang yang cukup komprehensif ya, tapi saya khawatir nanti akan tabrakan dengan azan magrib dan ee buka puasa.
Karena itu saya akan lanjutkan. Kalau begitu nanti ee azan magrib kita break dan kita bisa lanjutkan pengarahan saya di lantai satu sesudah ee apa? Sesudah batal. Bagaimana? Setuju? Kok kurang keras? Setuju. Setuju. Kalau enggak kita terus di sini aja ya. Heeh.
Ee sebetulnya saya juga ingin fokus kepada hal-hal yang penting. Kita bersyukur ya, kita sekarang sudah punya suatu badan bisa disetarakan dengan sovereign wealth fund di dunia. Kita bersyukur sekarang Indonesia punya sovnalt fund. mungkin keenam, ketujuh besar, terbesar di dunia ya. Ee kita juga bersyukur bahwa manajemen 1 tahun ini sudah membuktikan bahwa dengan manajemen yang baik, dengan pengelolaan yang baik, terutama dengan will yang benar ya dengan political will, dengan jiwa yang benar.
Hasil sudah kelihatan. Saya dapat laporan. Mudah-mudahan ini laporan benar. Jangan main-main lagi dengan saya. Laporan palsu. Laporan menyenang menyenang-nyenangkan, laporan supaya bisa akal-akalan. Saya kasih peringatan keras ini. Saya dapat laporan. Saya cukup gembira.
return on asset 1 tahun 2025 dibandingkan tahun sebelum-sebelumnya sudah naik lebih dari 300%. ini cukup baik dan ini membuktikan premis kita mendirikan dan antara ini bahwa tidak mungkin suatu manajemen yang baik kalau tidak di satu kendali, di satu tangan, di satu manajemen. Tidak mungkin kita ngelola 250 perusahaan.
Bahkan ternyata saya baru tahu bukan 250, 1000 perusahaan lebih. Tidak ada pelajaran manajemen di mana pun di dunia. Satu manajemen bisa ngelola 1.000 entitas. BUMN didirikan oleh pendiri-pendiri bangsa kita dulu namanya perusahaan negara sekian puluh tahun bergerak. Kita tidak punya industri tekstil. Negara mendirikan fatal Senayan, tidak punya industri kertas. Kita butuh buku, anak-anak perlu belajar.
Negara mendirikan pabrik kertas, tidak punya obat. Waktu merdeka negara mendirikan perusahaan-perusahaan farma. Tetapi lambat laun itikat baik ini terjadi penyimpangan-penyimpangan. negara dalam keadaan baru awal-awal merdeka mendirikan perusahaan negara Pertamina.
Ternyata itikat baik pendiri-pendiri bangsa itu akhirnya melahirkan anak perusahaan, cucu perusahaan, dan cicit perusahaan. Saya kaget Pertamina punya 200 anak dan cucu perusahaan. Dan aneh lagi, ada peraturan-peraturan yang lebih aneh lagi. Kalau BUMN boleh diaudit oleh negara, katanya kalau cucu perusahaan gak boleh diaudit.
Peraturan dari mana ini? Jadi, Saudara-saudara, premis kita ternyata benar. konsolidasi satu manajemen dengan rasional dengan standar-standar terbaik dunia. Return on aset saya terima di atas 300%. Ini masih jauh dari sasaran kita, Saudara-saudara. perusahaan yang baik.
Return on asset harusnya minimal 10%. Kalau yang bagus 12%, yang hebat 15%. Kita harus memiliki target yang bagus yaitu 10%. Tapi kita mengerti bahwa itu mungkin dalam tahun-tahun pertama belum bisa kita capai. Kalau hanya 5% return on asset berarti danantara harus kembalikan ke negara 50 miliar dolar tiap tahun. 50 miliar dolar adalah MSEN berapa?
Berapa? 800 triliun. 800 triliun. Jadi pimpinan dan antara sasaranmu masih jauh. Tapi tidak mengapa, saya yakin dan percaya kunci dari manajemen yang baik adalah di hati, di jiwa. Karena itu dalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh.
Saudara harus bisa memberi return 5% minimal kembali ke negara 50 miliar dolar minimal. Saudara-saudara, ini semakin mendesak karena kita lihat dunia sekarang penuh ketidakpastian terjadi di mana-mana krisis. Tapi, Saudara-saudara, krisis selalu menghasilkan peluang.
Kris adalah ujian. Kris adalah batu loncatan. Yang kuat akan selamat. Yang tidak kuat akan terus menderita. Ini pelajaran sejarah. Saya yakin dan percaya bangsa Indonesia diberi kekayaan alam yang luar biasa dan kita mampu keluar dari krisis ini. Kita akan keluar dari krisis ini semakin kuat. Kris ini menurut saya adalah suatu blessing in disguise.
Memang penuh kesulitan, memang penuh tantangan, tapi memaksa kita mempercepat niat-niat baik. Kita sudah punya rencana sasada pangan, alhamdulillah sudah tercapai sebagian. Kita sudah punya niat suasana pada energi yang rencana kita yakin kita akan tercapai dalam 4 tahun lagi. Tapi ini maksa kita akselerasi.
Kita harus percepat. Kita punya banyak alternatif. Kita yakin bahwa kita atasi masalah ini. Banyak negara dalam kondisi yang lebih menyedihkan daripada kita. Kita punya kelapa sawit yang sangat banyak. Kita punya nanti singkong yang cukup. Kita bisa dapat BBM dari jagung, dari tebu. Saudara-saudara, kita punya geotermal yang sangat besar. Kalau tidak salah kedua cadangan terbesar di dunia yang belum dieksploitasi sepenuhnya, Saudara-saudara sekalian.
Kita akan melaksanakan listrikasi energi terbarukan dari tenaga surya. Dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kita akan membangun 100 GW. Itu sudah perintah saya. Itu sudah keputusan saya. Dan kita akan buktikan kepada dunia bahwa kita lebih cepat dan efektif dalam hal ini, Saudara-saudara. Dan antara adalah juga bukti bahwa Indonesia dengan tekad, dengan will yang keras, mampu berbuat yang besar, mampu mengikuti dan mengimbangi prestasi-prestasi negara lain. Saya kira, Saudara-saudara, sementara itu dari saya.
Selamat untuk danantara tahun pertama. Saudara-saudara telah menunjukkan prestasi yang baik. Semua yang saya dengar dari pihak luar negeri kalau ketemu saudara-saudara dari Nanantara terkesan. Mereka kaget, mereka lihat wajah Indonesia yang lain, putra-putri Indonesia yang smart, yang mengerti bisnis.
mengerti ekonomi, mengerti investasi, mengerti hilirisasi. Mereka yang bicara ke saya, mereka terkesan. Ya, terakhir saya titip kewaspadaan, eling dan waspada. Jaga diri masing-masing. Ingat harapan seluruh bangsa, seluruh rakyat di pundak, Saudara-saudara. Saudara menjaga, saudara mengelola kekayaan anak dan cucu dan cicit kita, Saudara-saudara sekalian, jaga selalu. Banyak sovereign well fund yang rugi.
Banyak sovereign well fund di negara yang paling kaya pun rugi akibat tidak baik manajemennya. Ya, saya kira itu dari saya. Kita upayakan semua pengawasan saya kira dan antara ini adalah lembaga yang paling diawasi di Indonesia. Ada dewan pengawas. Saya kira dewan pengawas kita juga cukup kuat. Hampir semua Menko ada di situ.
Iya kan? Saya juga minta ee BPK masuk keluar, BPKP masuk keluar, awasi, Kejaksaan, polisi, Panglima TNI, semua ikut mengawasi. Di samping itu pun saya telah menunjuk utusan-utusan khusus Presiden dan mungkin akan saya tunjuk nanti utusan-utusan khusus untuk di tiap BUMN yang kita kelola.
Kita harus mengawasi karena ini adalah darah bangsa Indonesia. Tanpa kalau darah ini bocor terus, bangsa kita dalam keadaan susah. Masa depan kita kuat, masa depan kita cerah, krisis kita hadapi dan gagah. Peluang. Kris adalah peluang. Kita bersatu, kita rukun, kita kerja keras.
Terima kasih. Itu pengarahan saya. Sekali lagi penghargaan saya kepada prestasi saudara-saudara sekalian. Semua menteri yang dukung, semua pengawas yang dukung. Terima kasih penghargaan saya. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera kita sekalian. Shalom. Salve om santi santi santi om. Dan selamat buka puasa. Terima kasih. Yeah.