Daftar / 2026-05-16

[FULL] BREAKING NEWS - PIDATO PRESIDEN PRABOWO DI PERESMIAN 1.061 KOPERASI DESA MERAH PUTIH

16 Mei 2026 METRO TV 52:15 full_media caption_api 1 unggahan

Sumber

Video kanonik
ypWhdkJiz3o
Transkrip dari
engine/data/prabowo/raw/ypWhdkJiz3o.json
Jumlah token
3.552
Kata unik
1.104
Durasi
52:15 (3.135 detik)
Bahasa
Indonesian (auto-generated)
Metode
caption_api
Commit engine
7ad3851ac0ad

Semua unggahan pidato ini

Hanya satu yang dipakai untuk hitungan. Sisanya tetap dicatat.

VideoKanalDiunggahTokenDiambil viaStatus
kanonik ypWhdkJiz3o
[FULL] BREAKING NEWS - PIDATO PRESIDEN PRABOWO DI PERESMIAN 1.061 KOPERASI DESA
METRO TV 2026-05-16 3.552 caption API ok

Sinyal kebijakan: MBG

Sinyal total 9 · token eksak 9 · frasa penuh 0 · ambigu 0

Topik yang terdeteksi

nasional dan identitas 103 pangan 40 ekonomi 34 pertahanan dan keamanan 18 mbg 9 tata kelola 8 pendidikan 2 kesehatan dan gizi 2

Sinyal leksikal, bukan klasifikasi.

Transkrip

Cap waktu di kiri bertaut ke detik yang tepat di YouTube.

Hadirin yang kami hormati, selanjutnya marilah kita simak bersama sambutan Presiden Republik Indonesia dilanjutkan dengan penekanan tombol sirine sebagai tanda peresmian operasionalisasi 1061 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih. aja Ustaz udah agak udah agak senior jadi kalau kena angin di leher kalau yang muda-muda maksudnya.
Nah, sudah batuk-batuk. Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam. Selamat siang. Salam sejahtera bagi kita sekalian. Shalom. Salve. Om swastiastu. Namo buddhaya. Salam kebajikan. Para pimpinan lembaga negara, ketua majelisantan Rakyat Republik Indonesia, Saudara Ahmad Muzani, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Saudara Sultan Bakhtiar Najudin beserta anggotanya yang hadir, Ketua Komisi 4 Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia, Saudara Siti Hediati Haryadi [bersorak] beserta Wakil Komisi 4 dan anggota DPRRI lainnya yang hadir.
Menko Pangan selaku penyelenggara [tepuk tangan] beserta seluruh tim yang terlibat, Saudara Zulifli Hasan. Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI. Oh, ini timnya ya? Tim nomor urut aja ya. Para Menko, Menteri, Panglima TNI, Kapolri, Kepala Badan, Wakil Menteri, Utusan Khusus, dan seluruh anggota Kabinet Merah Putih yang hadir.
Hampir semua menteri hadir terkecuali yang izin khusus karena ada kegiatan lain. Menko yang hadir selain Menko Pangan, Menko Politik dan Keamanan Jenderal TNI Purnawirawan Jamar Canyiago Menko Hukum Hak Asasi Manusia Imigrasi dan Pemasyarakatan Prof. Yusril Izam Mahendra, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Prof. praktik nol Menko pemberdayaan masyarakat saudara Abdul Muhaimin Iskandar Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Saudara Agus Sarimurti Yudoyono, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto, Kapolri Jenderal Polisi Listio Sigit Prabowo, Gubernur Jawa Timur, Saudari Kofifah Indar Parawansa, beserta jaj ajarannya dan Forko Pimda Jawa Timur, Pangdam, Kapolda dan pimpinan lainnya.
Yang saya hormati para bupati, Wakil Bupati yang hadir, para pimpinan perusahaan BUMN, Ketua Umum Kadin, pimpinan perusahaan swasta yang hadir, dan saudara-saudara sekalian para kepala desa, lurah, dan para perangkat desa dan kelurahan yang berkenan hadir. Terima kasih.
Seluruh hadirin undangan dan rekan-rekan P media Media yang hadir. Saudara-saudara sekalian, ini daftar pejabat yang hadir panjang sekali ini. Jumlahnya cukup banyak 56 67 nama. Tanpa mengurangi rasa hormat saya menteri-menteri enggak usah saya sebut ya. Kalian sudah hafal ya? Hah?
Kepala Badan. Iya. Tapi kalau anggota DPR saya enggak berani. Enggak. Wakil Ketua Komisi 4 DPRRI, Saudara Abdul Haris, Wakil Ketua Komisi 4 DPRI, Saudara Alex Indra Lukman. Wakil Ketua Komisi 6 DPR Saudara Eko Hendro Purnomo. [tepuk tangan] Anggota Komisi 7 hari Saudara Muhammad Hatta.
Anggota Komisi 8 DPR, Saudara Sigit Purnomo Samsudin Said, [tepuk tangan] anggota Komisi 10 DPR, Saudara Farel Bramastia. Kamu warga negara Indonesia ya? Keturunan mana? Anda ada keturunan mana? Bali sama Jawa Timur. Belgi, Bali. Ada orang balika kau. Pangdam 5 Brawijaya. Mayor Janda TNI Rudi Saladin, Kapolda Jawa Timur. Irjen Pol Nanang Avianto. Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Saudara Abdul Kohar.
Bupati-bupati yang hadir banyak sekali nih. Bupati Pamekasan, K. H. Kholilurahman. Terima kasih Bupati Banyuwangi. Saudara saudari Ipuk Vies Tandani. Terima kasih. Bupati Bondowoso. Saudara Abdul Hamid Wahid. Terima kasih. Ini sekalian sekalian apa? Absen Bupati Sutobondo, Saudara Yusuf Rio Wahyu Proyogo, Bupati Jember, Saudara Muhammad Fawaid, apa Gerindra bukan?
Bupati Gresik, Saudara Fandi Ahmad Yani. Bupati Malang, Saudara M. Sanusi, Bupati Nganjuk, Saudara Marhain Jumadi, Bupati Pacitan, Saudara Indrata Nur Bayuwaji, Plt. Bupati Ponorogo, Saudari Lisita. Bupati Probolinggo, Saudara Muhammad Haris, Bupati Sidoarjo, Saudara Subandi, Bupati Trenggalek, Saudara Muhammad Nur Arifin, Plt. Bupati Tulungagung, Saudara Ahmad Baharudin, Bupati Madiun, Saudara Hari Wuryanto, Walikota Surabaya Saudara Eri Cahyadi, Walikota Mojokerto, Saudari Ika Puspitasari, Walikota Kediri, Saudari Vinanda Prameswati, Walikota Malang, Saudara Wahyu Hidayat, Plt. Walikota Batu, Saudara Heli Suyanto, Walikota Blitar, Saudara Sauki Muhibin, Plt Walikota Madiun, Saudara Bagus Panuntun, Wakil Bupati Magetan, Saudara Suyatni Priasmoro, Wakil Bupati Sumenep K. H. Imam Hasyim, Wakil Bupati Sampang, Saudara Ahmad Mahfud, Wakil Bupati Lumajang, Saudara Yuda Aji Kusuma, Wakil Walikota Probolinggo, Saudara Yuda
Aji Kusuma, Wakil Walikota Pasuruan, Saudara Muhammad Nawawi, Sekda Kabupaten Bangkalan, Saudara Ismet Effendi, Sekda Kabupaten Ngawi, Saudara Muhammad Sodq Tri Widianto. Baik, Saudara-saudara dicatat tadi ya yang pejabat-pejabat enggak hadir itu. [bersorak] Tapi kita berpikir positif. pasti ada kegiatan yang lebih penting dari kegiatan ini. Atau berada di luar di luar negeri.
Kalau di luar negeri dicek juga itu biayanya dari mana itu. Ada izin enggak sekarang pejabat dari daerah harus izin presiden juga ya ke luar negeri ya. Harus izin ya. Heeh. untuk ee upati kota Mendagri. Izin Mendagerri. Coba dicek ya nanti. Saudara-saudara sekalian, ee selalu kita sebagai insan yang bertakwa tidak henti-hentinya kita bersyukur kehadirat yang maha kuasa bagi umat Islam Allah Subhanahu wa taala atas segala kebaikan adalah kesehatan yang diberikan kepada kita. Nafas masih diberikan atas segala karunia kedamaian yang diberikan kepada bangsa kita. Di tengah dunia yang penuh perang, perpecahan, konflik, negara kita masih cukup damai dan aman.
Kita bisa hadir dalam acara yang penting ini. Tadi pagi saya hadir juga di Nganjuk. peresmian ee Museum Marsina, pahlawan buruh, pahlawan nasional. Dan hari ini sekarang juga di Nganjuk ini kita hadir untuk peresmian operasionalisasi 1061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih.
Saudara-saudara sekalian, ee memang saya memandang persoalan ini, peristiwa ini hari ini adalah hari yang penting adalah tonggak bersejarah. Saya kira kalau dicari di negara-negara lain pun, apalagi di sejarah bangsa kita, kalau kita cari ada suatu negara, suatu pemerintahan yang meresmikan operasionalisasi 1000 lebih koperasi ya secara fisik gedungnya ada ya, gudangnya ada, sistemnya ada, barangnya ada, petugasnya ada, unsur-unsur logistiknya ada, ada truk ada pick up, ada kendaraan ee tiga roda.
Saya kira hari ini cukup cukup penting, Saudara-saudara sekalian, hari ini kita resmikan operasionalisasi 100061 ee koperasi. Angka 1061 saya akan jelaskan sedikit. Jadi tadinya mau diresmikan 1000 300 ya 1300 sekian. Tetapi sepertinya ada yang buru-buru, ada yang cari dan akhirnya saya bilang cukup 1000 saja.
Ya. Kemudian ee ketua Dirut Agras Palma ingat bahwa saya ini suka angka 8. Jadi kalau begitu, Pak, enggak usah 1300, 1061 aja, Pak. Jadi kalau 1 sama 6 7, 7 sama 1 8. Jadi ini orang Indonesia suka apa? Gatuk-gatuk ya cari-cari. Tapi itu hanya semacam untuk kita semangat saja. Intinya adalah bahwa kita mendirikan mulai dari konsep sampai terwujud kurang dari 1 tahun.
Pembangunan fisik saja. Dimulainya kurang lebih November 2002 5 sampai sekarang berarti kurang dari 6 bulan. November, Desember, Januari, Februari, Mar, April, Mei, 7 bulan. Ya, kalau dari November 7 bulan. Dalam 7 bulan kita bisa operasionalkan 1061 koperasi. Tetapi tadi dilaporkan oleh Menko Pangan secara fisik yang sudah siap adalah lebih dari 9.000.
9.000 gedung, 9.000 gudang, 9.000 sistem. Saudara-saudara sekalian, saya kira ini prestasi bagi bangsa Indonesia. Memang bangsa Indonesia sudah terlalu lama bangsa kita dianggap remeh oleh bangsa-bangsa lain. Kita dianggap bangsa yang lemah. The soft state. Kita lemah, kita terlalu lama.
pemimpin-pemimpin kita, pejabat-pejabat kita, tokoh-tokoh kita, bahkan pakar-pakar kita, profesor-profesor kita, orang-orang penting kita, intelektual-intelektual kita, pengusaha-pengusaha kita. terlalu lama menghidap semacam rasa rendah diri. Kalau lihat semua yang berbau atau berasal dari luar asing dan sebagainya, kita condong kita kagum, condong kita lebih segen.
Semua yang dari bangsa sendiri kita condong untuk tidak percaya. Kita berprestasi, kita dihina. Kita semua sembada pangan [berdehem] perjuangan yang tidak ringan. Kita negara ratusan juta. 287 juta bangsa rakyat kita. Menjamin pangan 287 juta orang. Bukan pekerjaan ringan.
Bukan pekerjaan ringan. Kita berhasil. target yang kita beri di kita berikan saya berikan saya sebagai presiden [berdehem] yang bertanggung jawab mandataris kedaulatan rakyat saya yang disumpah saya yang bertanggung jawab. Kalau bangsa ini lapar saya yang tanggung jawab.
Tidak akan ada orang lain yang akan dihujat. Tidak akan ada orang lain yang diminta pertanggungjawaban. Saya yang bertanggung jawab. Saya beri tugas ke Menteri Pertanian dan semua timnya. Saya minta suasembada pangan dalam 4 tahun. Mereka bisa hasilkan dalam 1 tahun.
Saudara-saudara sekalian, saya terima kasih. Saya tidak tahu bagaimana saya bisa ketemu seorang kayak Andi Amran Sulaiman. Saya saya tidak pernah kenal beliau. Kebetulan saya ketemu, saya tanya dua tiga pertanyaan. Kebetulan, ah ini ini orang oke ini pemikirannya.
Kemudian saya usulkan ke Pak Jokowi, beliau ditarik kembali jadi Menteri Pertanian dan seterusnya. Orang orang asing bilang, orang Inggris bilang apa? The rest is history. Beliau akhirnya berjuang karena beliau menguasai masalah. Beliau pernah jadi menteri pertanian dan sebelumnya beliau adalah pelaku dan beliau datang dari keluarga petani.
Beliau anaknya petani. Beliau sendiri jadi beliau mengerti masalah, Saudara-saudara. Kenapa saya juga agak mengerti masalah? Karena saya dulu mantan tentara, saya mantan komandan, saya mantan panglima, seorang komandan pasukan tempur yang dipikirkan tidak hanya peluru. Sebelum kita berangkat operasi, kita cek berapa beras yang kita punya. Kalau pasukan tidak ada beras, kalau pasukan tidak makan, tidak bisa perang, Saudara-saudara sekalian.
Dan negara ini waktu kita perang kemerdekaan, tentara kita, tentara kita didukung oleh rakyat. Rakyat yang memberi makan kepada tentara kita. petani-petani yang beri makan kepada TNI dan TNI dan PORI anggotanya ya anak-anak petani. Karena itu saya mengerti pentingnya pangan dan selalu saya katakan pangan adalah masalah hidup dan mati suatu bangsa.
Saya tidak memandang pangan sebagai sekedar komoditas. Pangan adalah masalah survival suatu bangsa. Jadi saya tidak ikut-ikut paham-paham yang mengatakan bahwa beras, jagung lebih efisien kalau kita impor survival bangsa bukan sekedar lebih murah. di mana lebih murah tapi ada atau tidak dan akhirnya sejarah takdir dan kenyataan membuktikan bahwa karena kita sudah lebih dulu aman soal pangan, krisis apapun di luar negara kita, kita relatif ee relatif lebih aman, lebih siap menghadapi cobaan.
Sekarang banyak negara minta beli beras dari kita. Minta beli beras dari kita. Tetangga-tetangga kita, mereka-mereka yang lebih hebat dari kita, yang menganggap dirinya lebih hebat dari kita. Kan begitu. Tapi sekarang harus datang ke Indonesia minta boleh enggak kita beli beras?
Ada yang apa? Ada yang masih harga diri ya kan agak lambat mintanya gitu. Mungkin dia berusaha beli lagi dari mana. Ternyata berapa hari yang lalu India mengumumkan tutup tidak ekspor beras. Jagung gandum India tutup. Disul bangladesh tutup. Akhirnya ada juga negara-negara yang akhirnya datang juga ke kita ya.
Dan saya bilang, saya bilang beri. Kalau mereka butuh kita harus bantu. Kita jual kepada mereka. Tapi harganya ya harganya ya yang okelah. Iya kan? Jangan petani kita korban. Iya kan? Harga harus harus minimal minimal untung dikitlah Pak Amran ya. Ya. Di rut bulok mana?
E jangan jual terlalu murah ya. Jangan ngetok tapi jangan jual terlalu murah. Siap. Ingat, krisis bisa lama ini. Siap ya. Yang utama kita amankan rakyat kita dulu. Jadi ada juga mau beli beras, habis itu minta korting. Korting. Corting. Banyak banget kortingnya. Benar enggak?
Ini yang krisis dunia ini. Jadi, Saudara-saudara, itu apa yang sudah kita capai tadi. Benar, Menkopangan. Kita berbuat begitu banyak prestasi tapi memang ee kadang-kadang kita juga harus berani untuk mengiklankan diri kita sendiri. Ya, bukan mengiklankan kebohongan tapi kebenaran. Kita swasap pangan sudah kita amankan harga-harga kita menciptakan lapangan kerja sudah jutaan.
Tiga, kita punya sekarang ee dana kedaulatan, sovereign wealth fund. Dana kedolotan kita mungkin sekarang adalah keenam terbesar di dunia. Aset yang kita kelola sekarang 1000 miliar dolar aset yang kita kelola, Saudara-saudara. kita sekarang ya 1 2 3 4 kita kelima kalau di sini kita kelima terbesar di dunia baru dibentuk tahun 25 2025 Abu Dhabi bentuk tahun 1976 Tiongkok 1997 CIC dari Tiongkok juga 2007 Norway 1990 Norway yang paling besar, negara sangat kecil, tabungannya sangat besar.
Kita bahkan di atas Qatar, di atas Saudi Arabia juga di atas Singapura. Jadi boleh juga ini negara kita ya. kita sudah punya danantara dan nanti 10 tahun lagi, 20 tahun lagi ya masih banyak yang muda-muda ya ingat lihat lihat tanggal lihat tahun saudara akan lihat saudara akan pada saat itu saudara akan lihat apa yang kita buat tahun 25 tahun 26 ini.
Jangan sekarang, jangan 29, nanti 20 tahun lagi, Saudara nilai apa yang kita buat hari ini. Yang kita buat adalah hal-hal yang mendasar. Kita bikin MBG mendasar. Artinya adalah bahwa tiap hari di desa beredar uang 3.000 kali Rp15.000 Rp45.000 Rp.000 3.000. Saya ulangi Rp15.000 3.000 ada yang lebih ada yang sedikit berkurang dan sebagainya.
3.000 * R5.000 Rp45 juta tiap hari. Tiap hari. Dan di situ adalah ee 15 5 hari seminggu 4 20 20 hari kali 4,5 juta eh 45 juta ya 45 juta 20 berarti R juta. tiap bulan kali 12 * 900 juta 10 miliar. Iya, 10,8 miliar. 10,8 miliar beredar di desa itu. Yang tadinya sebelum ada MBG kita kirim Rp1 miliar dana desa dengan MBG kita tambah 10 miliar.
Kita pakai dulu uang dana desa. Kita pakai dulu R500 juta ya. Tapi 6 tahun akan kembali, Saudara-saudara. Satu desa 10,8 miliar beredar di situ. Artinya yang tanam ikan lele bisa dijual, yang tanam bawang merah bisa terjual, yang bikin tempe bisa terbeli, yang jual telur bisa semua produsen di desa itu hidup dan kita bisa patahkan biaya logistik.
Enggak usah jauh-jauh ke pasar. pasarnya ada di desa dia sendiri. Saudara sekalian, ini adalah dampak dari MBG. Sekian ratus triliun akan beredar di desa-desa, keluruhan-keluruhan, kabupaten kabupaten. Ratusan triliun. Kalau kita pakai yang mereka katakan harus pasar bebas, neoliberal, pasar bebas di mana modal besar yang akan berkuasa.
Uangnya rakyat akan tersedot. Berangkat, berangkat, berangkat ujungnya ke luar negeri, uangnya, kelebihannya tidak masuk ke kita, Saudara-saudara. MBG ditambah dengan koperasi Desa Merah Putih ini akan membangkitkan ekonomi kita. Sekarang saya kira secara jujur para kepala desa, para bupati sudah mulai merasakan ke depan akan lebih merasakan bahwa banyak masalah. Iya.
Bahwa banyak tantangan benar. MBG banyak masalah. Kita harus tertibkan manusia Indonesia. I kita mengertilah ya penyakit kita harus kita berani hadapi, harus kita berani bicarakan bahwa banyak di antara unsur-unsur pimpinan kita, hatinya tidak kuat, integritasnya tidak kuat, imannya tidak kuat, berurusan dengan uang dia lupa.
Tapi saya sudah katakan pemerintah saya tidak ragu-ragu. Siapapun yang melanggar, yang menyimpang, yang menyalahkan kewenangan, akan kita tertibkan, kita bersihkan, kita copot dari jabatan. [tepuk tangan] MBG begitu penting untuk bangsa kita. Ke mana-mana saya ketemu rakyat kecil, petani. Pak, tolong Pak MBG jangan di jangan diberhentikan.
ini sangat membantu cucu-cucu saya bisa makan, sangat membantu saya, sangat membantu keluarga saya. Jadi, MBG sangat penting. Tapi sekarang kita topang dengan koperasi desa dan kelurahan Merah Putih. Kita topang lagi nanti sebentar lagi dengan desa-desa nelayan.
Dan di ujung itu semua hilirisasi, industrialisasi. Jadi ini semua akan mendukung industrialisasi. Melalui Koperasi Merah Putih juga kita salurkan nanti kredit-kredit murah untuk rakyat, kredit murah untuk rakyat. Ya, kemarin saya perintahkan untuk program mekar super super mikro yang dari apa itu PNM ya, permodalan nasional madani.
Tadinya bunganya tuh 24%. 22 saya perintahkan harus turun. di bawah 10%. Akhirnya Menteri Keuangan dan Danantara sudah, Pak. 8% deli. Mana itu Danantara? Iya. Pokoknya di bawah masa pengusaha besar dapat 9%. emak-emak di kampung-kampung dapat 24% yang enggak benar itu kita rubah dan nanti untuk semua rakyat juga kita akan beri kredit yang relatif murah lah.
Jadi nanti akan ada greay ee lembaga keuangan di koperasi ini, Saudara-saudara. Dengan koperasi ini saya kira pertumbuhan kita akan akan nyata dan akan maju. Tiap desa tidak akan tergantung dari mana-mana lagi. Dia akan punya kekuatan dia sendiri. Masalah petani dari dulu masalahnya sama.
pupuk modal dan juga habis panen susah ke pasar. Banyak panen yang rusak, panen yang puso. Banyak petani dulu ngeluh ke saya, "Pak, saya punya mangga yang terhebat di dunia, tapi tidak ada yang beli. Tidak ada yang masuk kampung dia. Padahal kampung dia tuh 56 kilo ke dalam.
Sekarang koperasi punya truk sendiri, punya pick up sendiri. Dia tidak akan tergantung manaun. Dia akan mengantar hasilnya panen dia ke tempat yang dia kehendaki, ke pasarnya yang dikehendaki. Ini adalah kegiatan-kegiatan koperasi merah putih. Ada sembakau yang dijual, sembakau macam-macam termasuk subsidi juga penyalur-penyalur gas, botol apa itu tabung-tabung gas, penyalur pupuk subsidi, sembakau subsidi, kredit murah, layanan logistik bekerja sama dengan Pos Indonesia, penyalur bantuan pemerintah, menyerap gabah petani, dan juga akan ada apotek, obat murah, obat yang kita tekan sehingga semurah-murahnya bisa dicapai oleh rakyat di seluruh Indonesia.
Saudara-saudara sekalian, dari 1000 ini dilaporkan kepada saya bahwa pada bulan Agustus kita akan lompat meresmikan 30.000 koperasi. Kalau umpamanya tidak sampai 30.000, kalau hanya sampai 20.000 I saya katakan 20.000 ini juga adalah prestasi yang saya kira jarang bisa diketemukan di negara lain. Silakan diadakan suatu research.
Negara mana yang membangun meresmikan 20.000 koperasi dalam waktu 1 tahun? Saya kira jarang. ini juga menandakan dan menggambarkan dan membuktikan dan menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia dengan lembaga-lembaganya, dengan institusi-institusinya kalau punya kehendak, kalau punya strategi, kalau punya tekad, kalau punya kerja sama, kita mampu berbuat yang luar biasa.
[tepuk tangan] Kita harus hilangkan sikap mental bahwa kita bangsa yang lemah, bahwa kita bangsa yang kalah. No. Kita tidak boleh jadi bangsa yang kalah. Kita harus jadi bangsa yang menang. Dan kita akan menang. Kita akan kuat. Kita akan bangkit. Saudara-saudara, kita buktikan hari ini dan kita buktikan nanti bulan Agustus 20.000 minimal koperasi berdiri dan kita lihat Desember 1000 desa nelayan dan kita lihat tahun 27 berapa ratus sekolah baru kita bangun berapa sekolah rakyat kita bangun saudara-saudara bangsa Indonesia kalau memang mau kalau memang bekerja sama bangsa Indonesia bukan bangsa yang lembek bukan bangsa yang kalah bangsa yang kuat.
Itu keyakinan saya. Dan hari ini saya hadir di sini bersama saudara-saudara. Pertanggungjawaban kita kepada bangsa dan rakyat kita, kita tidak mau lagi kekayaan Indonesia dicuri terus. Kita tidak mau lagi kekayaan Indonesia dicuri terus. [tepuk tangan] Yang mau membela rakyat bersama saya silakan. Yang mau membela maling-maling itu silakan di situ. Kau akan hadapan dengan seluruh rakyat Indonesia. Saya yakin itu, Saudara-saudara. Saya sekarang saya sekarang senang, terharu saya ke daerah-daerah.
Tapi terus saja saya kasih tahu Anda ya. Cukup melelahkan juga karena rakyat begitu banyak di keluar jalan masa presiden di dalam di dalam kendaraan. Kan enggak lucu. Terpaksa aku berdiri. Benar enggak? Benar. Betul. Aku berdiri si rakyat kita itu mau kasih tangan.
Masa kita enggak kasih tangan? Jadi aku coba kasih tangan. Tapi aduh ini memang rakyat Jawa Timur ya tangannya tuh keras-keras rupanya. Rupanya Jawa Timur banyak petaninya ya, Bu ya? Ibu emak-emaknya juga keras tangannya. [tertawa] Habis dua tiga kali kunjungan. Waduh harus pakai minyak khusus aku.
Tapi itulah risiko saya bilang. Mereka tunggu berjam-jam di matahari ya kan? Ini saya lagi mikir e minta ee pindat mana itu Pak Profesor Sigit ada Sigit enggak ada. Coba didesain mobil khusus untuk presiden pakai kaca gitu yang ada kursi tapi kelihatan aku berdiri gitu loh.
Boleh dong. Hah? [tertawa] Eh, gue ini udah 75 tahun nih. Gila, boleh. Tapi aku kasihan rakyat nunggu lama ya. Ini sakit [tertawa] tapi saya semangat. [batuk][berdehem] Saya minta izin minum kopi. Boleh. Bagaimana? Lanjut. Lanjut. Benar. Benar. Aku masih ada acara satu lagi.
Tapi saudara-saudara terima kasih ya. Koperasi nanti akan terbukti menjadi kebanggaan kita semua. Saya terima kasih kepada Menteri Menkup Pangan. Semua menteri ini satu tim ya. Semua menteri satu tim karena tidak bisa kalau tanpa tidak satu tim. Kalau Mendageri tidak dukung enggak dapat.
Bupati tidak dukung enggak bisa. Kepala desa tidak dukung tidak bisa. Mendagri gubernur semua sampai ke bawah. TNI tidak dukung tidak bisa. Kapolri tidak dukung tidak bisa. Ini adalah teamwork. Seluruh tim bekerja. Menteri-menteri ada yang ngurus legalitas masalah hukumnya ada yang ngurus ada yang ngurus keuangan ya Purbaya sekarang populer banget Purbaya itu.
Selama Purbaya bisa senyum, tenang aja, enggak usah kawin kir. Itu mau dolar berapa ribu kek, kan kalian di desa-desa enggak pakai dolar. Bilang yang pusing yang itu yang suka ke luar negeri. Ayo, siapa ini? Mbak Titik ini pusing ini. Mana lagi nih yang menteri tapi pengusaha. Coba aku cek ini mana?
Trenggono. Ah, Trenggono. [berteriak] Ah, udah enggak ke luar negeri. Oh, kok ke pulau-pulau ee ika. Oke, oke, oke, oke, oke, oke. Rosan. [berteriak] Tapi enggak, dia udah botak. Enggak apa-apa lu duduk aja tuh. E ah. Anin Anin lu pusing boleh lu pengusaha loh. Kadin percaya ekonomi kita kuat, fundamental kita kuat orang mau ngomong apa ya, Ma.
Indonesia kuat. percaya kepada kekuatan kita, percaya kepada rakyat kita. Semua pemimpin harus bekerja untuk rakyat. Dari partai mana pun enggak ada urusan. Di semua partai ada patriot, di semua partai ada juga yang brengsek-brengsek. [berdehem] Aku juga sebagai ketua umum Gerindra kapok juga Gerindra lagi. Waduh. Ini baru menang sudah kayak begini aku pusing ini. Enggak ada urusan tindak hukum. Iya kan? Benar.
Enggak ada. X TNI berarti dia hebat. Belum tentu. Ek polisi belum. Semua koreksi diri. Ya, koreksi diri, jaga diri kita masing-masing. Saling menegur, saling ingatkan, saling ingatkan. Baik, saya kira cukup sekian. Ini waktunya penting. Waktu waktu sekarang jam berapa?
1235. Hah? 12.35. 35 saya masuk jam berapa ke sini tadi? 11. Hah? 11 enggak masuk 11 apa? 11 1130 masuk sini ya. 11.30 dihitung dulu nih gimana itu waktunya. Kalau enggak salah kalau dijumlahin delan juga nanti. Terima kasih saudara-saudara. Mari kita maju dengan rasa percaya diri.
Koperasi ini akan jadi milik kita bersama, akan menjadi kekuatan kita bersama, akan membantu Indonesia incorporated. Ekonomi kita adalah ekonomi dibangun atas dasar kekeluargaan. Itu dalam Undang-Undang Dasar ekonomi kekeluargaan artinya yang kuat. Tarik yang lemah, yang kaya bantu yang miskin pengusaha go, korporasi kuat, koperasi harus kuat, UMKM harus kuat, go semua saling.
Jangan saling membunuh, jangan saling mematikan jangan saling mencurangi. Ini yang ingin kita bangun. Terima kasih atas jeri payah, Saudara-saudara. Sekali lagi, semua unsur ini tidak mungkin terjadi tanpa kerja sama yang baik. Terima kasih Panglima TNI, Kapolri, semua tim yang bekerja. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
[tepuk tangan] Salam sejahtera bagi kita sekalian. Shalom. Solvei. Om santi santi santi om. Namo buddhaya. Salam kebajikan rahayu-rahayu. Merdeka! Merdeka! Merdeka! Merdeka! Kok kurang semangat merdeka! [berteriak] Begitu bangsa yang hebat. Terima kasih. Selanjutnya penekanan tombol sirene dimohon berkenan mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Koperasi, Panglima TNI, Wakil Panglima TNI, dan Direktur Utama PT Agraspagan Nusantara.
Pak Kapolri Ketua MPR Ketua MPR Ketua MPR Ketua MPR sama DPD Ketua DPD Ayo ramai-ramai nih satu timbul timbul. Iya, Pak. Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim pada siang hari ini, Sabtu 16 Mei 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan operasionalisasi 1061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih.
Dengan demikian, operasionalisasi 1661 Koperasi Desa Kelurahan Barang Putih telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia. [musik] [musik] [musik] Kami haturkan terima kasih atas kehadiran Presiden Republik Indonesia yang telah berkenan hadir dalam acara peresmian operasionalisasi 1061 KDKMP di Desa Ngelawar, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur. [musik]

← 13 Mei 2026 · 20 Mei 2026 →