Daftar / 2026-07-30
[FULL] Pidato Prabowo di Akad Rumah Subsidi: Singgung Prestasi India-Soroti Sungai Penuh Sampah
30 Jul 2026
KOMPASTV
36:55
full_media
caption_api
3 unggahan
Sumber
- Video kanonik
- NmbVCeypyHE
- Transkrip dari
- engine/data/prabowo/raw/NmbVCeypyHE.json
- Jumlah token
- 2.412
- Kata unik
- 834
- Durasi
- 36:55 (2.215 detik)
- Bahasa
- Indonesian (auto-generated)
- Metode
- caption_api
- Commit engine
- 7ad3851ac0ad
Semua unggahan pidato ini
Hanya satu yang dipakai untuk hitungan. Sisanya tetap dicatat.
| Video | Kanal | Diunggah | Token | Diambil via | Status | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| kanonik | NmbVCeypyHE
[FULL] Pidato Prabowo di Akad Rumah Subsidi: Singgung Prestasi India-Soroti Sung |
KOMPASTV | 2026-07-30 | 2.412 | caption API | ok |
| 3VR-aKaxHyU
[FULL] PIDATO PRESIDEN PRABOWO DI AKAD MASSAL RUMAH SUBSIDI [LIVE EVENT] |
METRO TV | 2026-07-30 | 2.342 | caption API | ok | |
| y2kfhhDgN5s
Sambutan Lengkap Presiden Prabowo di Akad Massal Rumah Subsidi Batang #BeritaSat |
BeritaSatu | 2026-07-30 | 2.359 | caption API | ok |
Sinyal kebijakan: MBG
Sinyal total 0 · token eksak 0 · frasa penuh 0 · ambigu 0
Topik yang terdeteksi
nasional dan identitas 48 kesehatan dan gizi 13 pertahanan dan keamanan 7 ekonomi 6 tata kelola 5 pangan 3 pendidikan 1
Sinyal leksikal, bukan klasifikasi.
Transkrip
Cap waktu di kiri bertaut ke detik yang tepat di YouTube.
Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam. Selamat siang. Salam sejahtera bagi kita sekalian. Shalom. Salve. Om swastiastu. Namo buddhaya. Salam kebajikan rahayu-rahayu. Yang saya hormati Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Saudara Marwar Sirait beserta seluruh jajaran Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman yang hadir.
Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Saudara Sultan Bakhtiar Najudin, para menteri koordinator, para menteri jaksa Agung, Panglima TNI. Saya saya ulangi ya. Jaksa Agung Kapolri selalu berdekatan baru Panglima TNI, Kepala Badan, dan para wakil menteri serta seluruh anggota kabinet merah putih yang hadir.
yang daftarnya terlampir. Di sini ada 40 nama, tapi sebagian sudah disebut tadi. Perlu disebut lagi? Hah? Enggak apa-apa ya? Tidak mengurangi rasa hormat ya. Tapi ada di sini ada apa yang saya sebut saya kira tadi ee Menteri Perumahan ee salah tadi bukan ini apa Ibu Destri adalah sekarang adalah ee pejabat pejabat gubernur sementara PGS ya singkatannya ya pejabat gubernur jadi pejabat kayaknya gimana?
Hah? Oke, terserah DPR nanti ya kira-kira. Jadi saya tidak sebut ya menteri-menteri ini menteri menteri-menteri ini jago-jago semua ini menteri-menteri saya, Menko-menko saya semua ya. Kepala Badan Wakil Menterinya juga jagoan semua ya. Tadi Menteri UMKM juga komisinya gagah sekali kok.
Dari Kerala keturunannya [tertawa] dia senang perdana menteri maui datang dia senang sekali. Saya kira kau keturunan Gujarat ternyata bukan. Kerala. Kerala. Para kepala daerah yang hadir, Gubernur Jawa Tengah, Komisaris Jenderal Polisi Prawirawan Ahmad Luthfi, beserta Forkom PINDA Forkopimda Jawa Tengah ya, Pakima, Kapolda Kepala Kejaksaan Kajati ya. Terima kasih kehadiran.
Ah, itu benar itu Kapolda dan Jaksa duduk dekat-dekatan itu jadi apa? Jadi enak gitu ya. Sejuk. Semua senang kok. Gubernur Jawa Barat yang saya hormati. Saudara KDM, Saudara Dedi Mulyadi. Sepatunya harus putih juga itu. Tali sepatu warnanya apa itu? Hah? Merah.
Tali, Pak. Oh, talinya apa? Coklat. Coklat. Yang saya hormati Gubernur Jawa Timur, saudari Kofifah Indar Parawansa, para bupati dan walikota yang hadir semuanya. Ada 18 jadi enggak terlalu banyak. [berdehem] Perlu saya sebut satu-satu. perlu perlu ya. Kasihan mereka sudah datang jauh-jauh.
Bupati Batang, Saudara Faiz Kurniawan, Bupati Banjarnegara, Saudari Amalia Desiana, Bupati Brebes, Saudara Paremita Widya Kusuma, Bupati Karang Anyar, Saudara Robert Kristianto Karang Anyar. Oh, enggak hadir. Coba dicatat. Bupati Kendal, Saudara Diah Kartika Permanasari, Bupati Klaten, Saudara Hamenang Wajar Ismoyo.
Terima kasih. Bupati Purbalingga, Saudara Fahmi Muhammad Hanif, Bupati Rembang, Saudara Harno. Terima kasih. Bupati Semarang, Saudara Ngesti Nugraha, Bupati Sragen, Saudara Sigit Pamungkas, Walikota Tegal, Saudara Dedi Yon Supriono, Walikota Pekalongan, Saudara Ahmad Afzan Aslan Junaid, Walikota Salatiga, Saudara Robi Hermawan Wakil Bupati Tegal, Saudara Ahmad Kholid, Wakil Bupati Grobokan, Saudara Sugeng Prasetyo, Wakil Bupati Brebes, Saudara Wurja, Plt. Bupati Pati, Saudara Risma Ardiandra, Plt. Bupati Pekalongan, Saudara Sukirman.
Terima kasih Saudara-saudara sekalian, para Dirut Bank Dirut Utama Himpunan Bank Milik Negara yang hadir semuanya ya. Bank BNI, Bank BRI, BTN, BSI Mandiri, dan Bank Daerah. Saudara-saudara sekalian, Komisioner [berdehem] Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat, Saudara Heru Nugroho, [bersorak] [tepuk tangan] pimpinan perusahaan swasta dan para pimpinan asosiasi pengembang perumahan.
Ketua Umum DPP RAI, Saudara Joko Suranto, Ketua Umum Aersi, Saudara Dedi Indra Setiawan, Saudara Him Pera, Saudara Ari Tri Priono, Ketum Asprumnas, Saudara Syawali Pratna, Ketum Apernas, Saudara Sulf. fakar. Saudara-saudara sekalian, para peserta akad massal dan penerima kunci yang hadir melalui video conference di seluruh Indonesia yang saya hormati. Hadir juga Ibu-ibu Permodalan Nasional Madani Mekar [bersorak] serta seluruh hadirin undangan dan rekan-rekan pers yang hadir.
Pers kok agak banyak hari ini nih nunggu nunggu berita. Pertama-tama sebagai insan yang bertakwa, marilah kita tidak henti-hentinya memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Maha Besar, Maha Kuasa atas segala karunia, kebaikan, berkah, dan kedamaian yang masih diberikan kepada kita.
atas kesehatan dan nafas yang masih diberikan kepada kita sehingga kita bisa hadir di acara akad akad massal 62.000 unit KPR rumah bersubsidi yang digelar secara serentak di 165 titik tersebar di 372 kabupaten kota di 36 provinsi seluruh Indonesia. adalah kehormatan dan kebahagiaan bagi saya untuk hadir dalam acara ini.
Saya terutama bangga dan bahagia bahwa kita sebagai pemerintah dapat memberi kebahagiaan kepada 22.000 keluarga warga negara kita. Saudara-saudara, kita menghendaki seluruh warga Indonesia bisa punya rumah yang layak. Untuk itu kita bekerja keras dengan berbagai program dan ee kita terus merencanakan dan memikirkan cara-cara terbaik untuk [berdehem] melipat gandakan jumlah rumah. yang bisa dinikmati oleh rakyat kita.
Prestasi yang sudah kita capai sungguh signifikan. Tapi kita menyadari bahwa masih lebih banyak lagi yang diperlukan oleh rakyat kita. Dan kita sekarang sedang selain semua program yang sudah dilaksanakan oleh Kementerian Perumahan dan ee Saudara-saudara sekalian semua dari pengembang dibantu oleh bank-bank tertentu. itu dibantu juga oleh ee swasta nasional seperti Pak James Riadi dengan kelompoknya ya. Ini yang kita maksud dengan Indonesia Incorporated.
Yang besar membantu yang kecil yang kecil bekerja keras untuk produktif. Kita sadar bahwa apa yang sudah kita capai adalah cukup membanggakan. Tapi kita sadar juga bahwa kebutuhannya masih sangat-sangat banyak. Dan kita sedang merencanakan, kita sedang ee mempelajari cara-cara yang lebih inovatif.
Kita akan belajar dari pengalaman beberapa negara. Ya, kita kalau bangsa kita mau bangkit, mau transformasi, kita tidak boleh malu untuk belajar dari siapapun. Saya tertarik ada pengalaman sebagai contoh [berdehem] pengalaman bangsa India. Mereka mampu membuat rumah 40 juta rumah dalam 12 tahun.
Jadi kira-kira 3 juta rumah setahun. ini saya sedang pelajari bagaimana caranya ada teknik-teknik tertentu dan ini bisa kita coba bisa kita coba cara-cara klasik yang sudah benar kita teruskan tapi kita harus menurut saya bangsa Indonesia saya percaya ya dengan ee keberanian, keberanian berpikir, keberanian belajar dari orang lain, keberanian mengambil risiko, keberanian berbuat, keberanian mencari inovasi dan terobosan.
mungkin kita bisa dapat hal-hal yang baik. Jadi ee selamat hari ini. Ee terima kasih semuanya yang bekerja keras. Ee terima kasih Bank Indonesia juga mendukung ya semua bank Himbara sekarang bersama Bank Indonesia bersama semua unsur kita ini harus jadi satu.
Satu tim. satu kesebelasan. Kuncinya adalah kerja sama. Kita sekarang semuanya semua adalah anak-anak Indonesia. kita semuanya dalam satu dalam satu keluarga besar dalam satu kapal kapal besar yang namanya NKRI dengan kerja sama dengan saling percaya dengan saling mendukung dengan saling mengisi, dengan salingemp memperkuat kita akan mencapai hal-hal yang besar.
Jadi, Saudara-saudara, kita mengerti bahwa masalah perumahan adalah masalah yang sangat sangat vital, sangat krusial. rakyat perlu perlindungan dari alam yang baik dan saya percaya bahwa kita akan lebih lebih deras, lebih cepat dan lebih masif. Bangsa kita adalah bangsa yang besar.
Jumlah penduduk kita besar. Masalah-masalah yang kita hadapi adalah besar. Kesulitan yang kita hadapi kesulitan yang besar. Rintangan yang kita hadapi adalah rintangan yang besar, bukan rintangan kecil. Kita paham itu. Tapi kita juga harus punya tekad yang besar.
semangat yang besar, keberanian yang besar, kehendak belajar. Jangan takut untuk belajar, jangan takut untuk bertanya, jangan takut bahkan untuk minta nasihat. Saya kirim tim-tim ke mana-mana. Saya kirim tim ke Tiongkok, tim ke India, tim ke Mesir untuk lihat, untuk catat, untuk belajar.
Kita ambil yang terbaik dari bangsa-bangsa lain, ya. Jadi itu di bidang perumahan juga demikian. Kita cari teknik-teknik terbaik dan kita mengundang mitra-mitra terbaik. Saudara-saudara, saya tidak mau banyak janji, tapi kita lihat dalam perkembangan yang akan datang ee rencana-rencana kita akan terus bagi kita, kita akan bekerja dengan sangat cepat untuk segera bisa memberi hasil nyata kepada rakyat, menggerakkan ekonomi kita. Ya, saya kira itu sudah jelas. Kita sudah buktikan dalam hampir 2 tahun ini kita di jalan yang benar, hasilnya sudah nyata. Kris dunia, krisis dunia bukan krisis yang ringan.
Kris dunia nyata. Perang itu sangat berbahaya dan dahsyat. Untuk itu kita harus harus kompak. Kita bersyukur dengan semua yang kita punya. Untuk itu kita harus lebih efisien. Kita harus lebih hemat. Kita harus lebih teliti. Kita harus tekan semua kebocoran. Kita harus tekan semua kebocoran karena dunia dalam keadaan yang sangat-sangat tidak menentu.
Perang di Timur Tengah akan kita harus siap mental bahwa akan panjang, akan meluas. akan tambah buruk. Kita bersyukur potensi kita sangat besar. Kita akan menghadapi kesulitan tapi kita banyak jalan keluar ya. Sumber daya kita sangat besar. Tinggal bagaimana kita kelola dengan baik.
Jadi, Saudara-saudara, hari ini kita bersyukur, saya ucapkan selamat, saya ucapkan penghargaan kepada semuanya yang telah bekerja keras dan ee saya yakin arah kita benar, arah kita kuat, kokoh, fundamental kita kuat dan kokoh. Saya senang kalau saya diundang ke daerah-daerah.
Hari ini saya rasakan di Batang berapa saat yang lalu saya di Jawa Barat, di Jawa Timur, di mana-mana dari Gorontalo, dari mana-mana saya merasakan hangatnya rakyat, Saudara-saudara. Walaupun sekali lagi saya mohon para gubernur, bupati ya ee kalau saya datang tidak perlu untuk dikerahkan rakyat supaya nyambut saya sebetulnya ya. Saya senang ketemu rakyat kalau memang dia ingin nyambut saya juga saya.
Tapi kalau dikerahkan saya kasihan dia nunggu berjam-jam di panas itu saya saya yang kasihan ya. Santai-santai aja santai-santai aja ya. Yang penting kita bekerja untuk rakyat. Itu yang penting. Saya yakin rakyat tahu pemerintah yang ini sekarang bekerja sungguh-sungguh untuk rakyat Indonesia.
Bekerja sungguh-sungguh untuk rakyat Indonesia. kita tidak ada kepentingan lain ya. Tidak ada kepentingan lain dan dan dengan demikian hasil yang kita capai sungguh membanggakan. Sungguh membanggakan di tengah dunia yang penuh dengan bahaya. Saya kira itu dari saya, Saudara-saudara.
Tadi sudah banyak oleh Pak Arak sangat detail ya. Benar enggak? Tidak perlu diulang-ulangi. Hari ini saya kira media ya biar diliput semua. Semua baik, semua ee senyum ya. Jaksa Agung, Kapolri duduk baik. Kapolda sama Kaj [berdehem] Kajari juga rukun. Baik semuanya baik dan hari ini enggak ada ee enggak ada apa enggak ada ucapan-ucapan dari saya yang terlalu enggak enggak enggak bercanda aja bercanda. Boleh bercanda enggak? Nanti dilarang bercanda kita. Hah? Apa ada lalangan bercanda? Saya enggak tahu.
Hah? Boleh enggak? Presiden kan harus serius. Saudara-saudara sekalian, saya ucapkan selamat kepada Menteri Perumahan dan semua jajarannya. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. [tepuk tangan] Tapi terima kasih para nanti ada rapat khusus ya gubernur semua bupati saya akan kumpulkan di Jakarta saya tidak tahu prinsipnya kapan khusus bicara tentang ee Indonesia asri ya asri aman Aman, aman, sehat, resik dan indah.
Ya, karena ini sangat penting. Terusang aja kita mau transformasi bangsa [berdehem] berarti kita perlu banyak industri hilirisasi, banyak pabrik, banyak ee terobosan, processing. Kita butuh keamanan, makan, ketahanan makan, suas, sembad pangan sudah kita capai, harus kita amankan.
Dunia penuh ketidakpastian. Kita harus amankan itu. Kita harus amankan energi, kita harus amankan semua itu. Tapi nah, kita harus jaga lingkungan hidup kita, ya. Kita harus jaga perubahan cuaca tidak jelas. Pemanasan global artinya kita sebagai manusia harus inisiatif, kita harus jaga.
Berarti sampah harus kita kendalikan. Dan insyaallah dalam satu tahun ini, 2 tahun ini kita akan bikin perubahan drastis. Kita akan kendalikan sampah di akhir dua di akhir 2027. Masalah sampah di Indonesia saya minta sudah selesai, Saudara-saudara sekalian. Tidak ada lagi Gunung Sampah ini akan kita capai.
Akan kita capai. Tapi selain kebersihan, kita juga perlu hidup dalam alam yang indah estetikanya. Karena ini adalah salah satu upaya daya tarik untuk pariwisata. Pariwisata adalah pencipta lapangan kerja yang sangat besar. Saudara-saudara, tapi wisatawan tidak akan mau datang ke kota yang jorok.
Dia tidak akan datang ke pantai penuh plastik dan sampah. Dia tidak mau datang melihat sungai-sungai dan kali-kali yang penuh dengan sampah. Selain tidak sehat untuk kita, tidak bagus untuk harga diri kita. Kita harus bertekad membersihkan semua kota kita, membersihkan semua kali kita, membersihkan semua sungai kita, gubernur yang hebat, bupati yang hebat, walikota yang hebat, pangdam yang hebat.
Kapolda yang hebat dan rem dandim Kapolres Kapolsek mereka yang harus tiap hari tiap hari mencek mencek sungai mencek kali itu baru kau pemimpin yang hebat Anda punya sarana saya tidak minta 5 jam anda ke di situ. Minimal tiap hari you periksa. 1 jam sehari you keliling jadi pemimpin di depan [berdehem] pemimpin bersama rakyat.
Lihat kalau ada rumah yang tidak dirawat, tegur yang punya. Lihat di depan rumahnya jorok, tegur. Toko yang enggak mau jaga kebersihan tegur. Ya, berkali-kali ditegur enggak mau. Ya sudah, panggil tim gabungan. Tim gabungan Kejaksaan sama Polri gabung. Jangan hari ini polisi, besok jaksa.
Enggak. Ini saya serius ya. Sampah adalah kehormatan bangsa. Tidak boleh bangsa Indonesia jorok. Tidak boleh ada kota di Indonesia yang jorok. Ini tantangan kita semua. tantangan kita semua. Tapi saya kira kalau tiap ketua RT, tiap ketua RW cerewet, tiap ketua koperasi, tiap ketua masjid, tiap ketua kelompok masyarakat, kalau semua saling ingatkan dirut-dirut BUMN anak buah ribu, anak buahmu ribuan.
perintahkan pagi-pagi satu jam tiap pagi membersihkan lingkungan ya ASN di semua pemda keluar sat 1 jam atau 2 jam tiap pagi bersihkan nanti kita kasih insentif ya ee Ada Menteri AKON di sini nanti ada ya eh Menteri Menseknek koordinasi nanti sama Menteri Keuangan ya.
Kita bikin lomba kota terbersih. Kota terbersih 1 2 3 4 5. Perlu enggak kota terjorok? Yang penting kota terbersih kita kasih nanti insentif ya. Kota terbersih malah kita kasih kalau bisa 20 miliar. Lima kota terbersih 20 miliar. lima kota yang di bawahnya 10 miliar dan sebagainya.
Lebih baik dikasih itu kan daripada kita kasih piala atau piala juga? Piala yang mentah juga ya. Enggak. Ini benar pasti uang itu dipakai untuk yang baik. Iya kan dia akan cari truk dia ekskavator dan sebagainya. Tapi ekskavator yang ada coba di Panglima TNI ya, cek dipindat ada ekskavator berapa. Bagikan ke kabupaten-kabupaten semua itu saudara bagikan semua itu ya.
ekskavator DAM truck semua kita dukung saudara karena ini adalah kampanye nasional yang sangat penting saudara-saudara hidrisasi [berdehem] pangan ya semua di ujungnya lingkungan kita bangsa kita harus bersih bangsa kita harus indah bangsa kita harus dijaga kelas kelestariannya.
Kalau pohon sudah banyak berkurang, kita tanam ratusan juta pohon. Menteri pertanian saya minta ya, Menteri Kehutanan bikin nursery-nursery. Saya butuh benih-benih pohon yang bagus untuk semua kota dan kabupaten kita. Saya kira itu tambahan. Jadi perumahan, perumahan dan pemukiman kan pemukiman.
Jadi rumah tapi lingkungannya harus asri, harus bersih, harus indah. Ya, panglima-panglima ya, jenderal-jenderal jangan jadi jenderal salon. Maunya bersih ya. Sekali-sekali jenderal sepatunya harus kotor. Kalau perlu celananya harus kotor sampai ke dengkul. Hah. Tapi jangan kalau menghadap presiden dikotorin sepatunya.
Itu ilmu dulu itu. Jangan-jangan. Baik. Ada pertanyaan? Tidak ada. Ada yang stres. [tertawa] Ada yang stres. Baik, saya batasi pertanyaan hanya 15 pertanyaan. Enggak ada bertanya. Kali ini benar ya. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selanjutnya kami undang mendampingi ke atas panggung Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Menko Inf.
infrastruktur beserta dua perwakilan penerima manfaat. Kalau 15 pertanyaan kapan selesainya? Mohon berkenan kepada Bapak Presiden Republik Indonesia untuk memberikan pernyataan peresmian kemudian menekan tombol sirene dengan [berdehem] mengucap bismillahirrahmanirrahim pada siang hari ini, Kamis, 30 Juli 2026, saya Prabowo Supianto, Presiden Republik Indonesia secara resmi menyatakan akad 62.000 Ibu unit KPR dimulai.
[musik] [musik] Dengan ini akad masal 62.000 unit KP rumah Subsidi dan Perumahan telah diresmikan. [musik] Rumah Subsidi menyala. Mari kita berikan tepuk tangan yang meriah.