Daftar / 2025-06-11

[FULL] Pidato Presiden Prabowo di Indo Defence Expo and Forum 2025

11 Jun 2025 METRO TV 19:38 full_media transcript_panel 1 unggahan

Sumber

Video kanonik
g_aLb7K2a-A
Transkrip dari
engine/data/prabowo/raw/g_aLb7K2a-A.json
Jumlah token
1.321
Kata unik
573
Durasi
19:38 (1.178 detik)
Bahasa
Indonesian (auto-generated)
Metode
transcript_panel
Commit engine
7ad3851ac0ad

Semua unggahan pidato ini

Hanya satu yang dipakai untuk hitungan. Sisanya tetap dicatat.

VideoKanalDiunggahTokenDiambil viaStatus
kanonik g_aLb7K2a-A
[FULL] Pidato Presiden Prabowo di Indo Defence Expo and Forum 2025
METRO TV 2025-06-11 1.321 panel transkrip ok

Sinyal kebijakan: MBG

Sinyal total 0 · token eksak 0 · frasa penuh 0 · ambigu 0

Topik yang terdeteksi

nasional dan identitas 40 pertahanan dan keamanan 18 ekonomi 7 tata kelola 2 pendidikan 1 kesehatan dan gizi 1

Sinyal leksikal, bukan klasifikasi.

Transkrip

Cap waktu di kiri bertaut ke detik yang tepat di YouTube.

Bapak, Ibu hadirin yang kami hormati. Selanjutnya marilah kita simak bersama sambutan Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto. Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam. Selamat pagi. Salam sejahtera bagi kita sekalian. Shalom. Salve.
Om swastiastu. Namo buddhaya. Salam kebajikan. Yang saya hormati dan saya banggakan. Wakil Presiden Keenam Republik Indonesia dan sesepuh TNI Jenderal TNI Pnawirawan Tri Sutresno, Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI, Saudara Sultan Bakhtiar Najudin, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan RI Isma Yat beserta Wakil Ketua BPK, Saudara Budi Priono, para Menteri koordinator, Menteri, dan anggota Kabinet marah putih yang hadir yang tidak saya sebut namanya satu persatu tanpa mengurangi rasa hormat.
Kapolri Jenderal Polisi Listio Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto, beserta Kepala Staf Angkatan yang hadir, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut, Laksmana TNI Muhammad Ali, Wakil Kepala Staf Angkatan Udara, Marekal Madia TN Tedi Rizal Tedi Rizali Hadi Gubernur DKI Jakarta. Yang saya hormati saudara Pramono Anung.
Distinguish gets from friendly countries, minister of defense, deputy ministers of defense, commanders of the armed forces, chief of staff of armed forces, distinguished guests, ambassadors, CEOs of uh participating uh companies, Saudara-saudara sekalian yang saya hormati dan saya banggakan.
Pertama tentunya sebagai insan yang bertakwa, marilah kita tidak henti-hentinya memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Maha Besar, Tuhan Maha Kuasa, bagi umat Islam Allah Subhanahu wa taala. kita masih diberi kesehatan, masih diberi kekuatan untuk hadir di acara yang baik ini.
Saudara-saudara ee terima kasih atas kehormatan diberikan kepada saya. saya diundang untuk membuka expo ini. ini dimaksud untuk memberi kesempatan bagi industri pertahanan dalam negeri, industri pertahanan, negara-negara sahabat, dunia akademisi di Indonesia, semua unsur-unsur pimpinan politik dan kemasyarakatan dan tentunya generasi muda Republik Indonesia untuk mengikuti perkembangan teknologi dan sains khususnya di bidang pertahanan.
Saudara-saudara sekalian, keselamatan suatu bangsa harus dijamin oleh pertahanan suatu bangsa. Tidak ada bangsa yang waras yang menghendaki perang. Perang adalah kegiatan manusia yang destruktif. Perang adalah menimbulkan kehancuran. Tapi sejarah manusia mengajarkan bahwa suatu bangsa yang tidak mau investasi terhadap pertahanannya sendiri biasanya kedaulatannya dirampas biasanya.
kemerdekaannya dirampas. Biasanya bangsa itu menjadi bangsa budak. Ini adalah ajaran sejarah. Karena itu bangsa Indonesia dari awal mengatakan bahwa bangsa Indonesia cinta damai. Tapi bangsa Indonesia lebih cinta perdamai ee lebih cinta kemerdekaan. The nation of Indonesia from its earliest beginnings declares that Indonesia loves peace but we love independence more.
The lesson of history have taught us have taught all of us that a nation that does not want to invest in its defense usually will experience their independence being stolen away experience the nation being subjugated of the nation being stolen. This is the lesson of humanind.
Therefore, defense is a necessity. Defense is one of the garent of freedom and prosperity. Pertahanan adalah salah satu jaminan terhadap kemerdekaan dan kesejahteraan. Sejarah kita sendiri telah mengajarkan kepada kita bahwa ratusan tahun negara kita diduduki oleh bangsa-bangsa lain diduduki dan rakyat kita, masyarakat kita, budaya kita, politik kita dihancurkan dan kita menjadi milik bangsa lain dan kekayaan kita diambil.
baru ada suatu risch berapa minggu lalu yang menceritakan kepada kita bahwa selama Belanda menjajah kita, Belanda telah mengambil kekayaan kita senilai dengan uang sekarang senilai 31 triliun US Do. Produksi domestik bruto kita sekarang adalah 1,5 triliun US Dolar.
Berarti kekayaan yang telah diberikan atau diambil dari bangsa Indonesia adalah sama dengan mungkin 18 kali seluruh produksi bangsa Indonesia 18 kali GDB kita atau sama dengan kurang lebih 144 tahun anggaran anggaran kita 140 tahun dan selama Belanda menduduki Indonesia, Belanda telah menikmati GDP perkapita nomor satu di dunia.
Saudara-saudara sekalian, apa yang itu mengajarkan kepada kita? mengajarkan kepada kita kalau kita sekarang berhasil menjaga kekayaan kita, mungkin GDP perkapita kita juga salah satu yang tertinggi di dunia. Dan hampir semua lembaga-lembaga ekonomi dunia sudah meramalkan bahwa ekonomi Indonesia umurnya sekarang 30 25 tahun lagi mereka yang akan mimpin republik ini.
Dan di situlah kita bisa mungkin keluar dari kemiskinan untuk seluruh rakyat kita. Tapi saya optimis setelah saya mempelajari angka-angka, saya optimis kita bisa hilangkan kemiskinan dari Republik Indonesia jauh sebelum 2045. Itu keyakinan saya dan itu tekad saya.
Itu tekad saya, tekad pemerintah saya dan itu keyakinan saya. Saudara-saudara sekalian. Untuk itu Indonesia terpaksa membangun pertahanan kita. Kita punya sikap, kita punya wawasan pertahanan, wawasan nusantara, wawasan defensif. Indonesia declares that our defense posture, our defense outlook is a posture of defense, a defensive posture. We have no external interest and we do not aspire to have any external projection of military power.
Our whole defense posture, our whole defense strengthening is focused on creating a strong defense of our territory. We know that we are not as strong as the global powers and that is why the policy of Indonesian governments and the policy of my government is the policy of nonalignment of neutrality.
We respect all powers, we respect all countries. We want to maintain the best of relationship with all countries. That's why I announced my foreign policy is the policy of the good neighbor. We want to be a good neighbor with all our neighbors, immediate, intermediate, and even neighbors from afar.
We live in a smaller planet there can not be any solution by force of military power. Therefore, I welcome all of our foreign guests. I'm very happy to see a lot of my friends here and I appreciate your friendship. and your good will towards Indonesia. I emphasize again that we will respect our relations with all our neighbors.
We are determined not to be dragged into any military groupings or alliances. We cannot we cannot that is not the will of the Indonesian people because we want the best of relations with all powers. Therefore, we will not encroach on the national interests of other powers, but we respectfully request that all our friends and neighbors will also respect our sovereignty, our territorial integrity.
Let us work together. foron prosperity the lesson of history teach us there cannot be prosperity without peace there cannot be peace without respect and understanding no nation however small want to be intimidated no nation however small however weak want to be humiliated.
We are one human family. Let us work together. Indonesia still has a lot of our people living in poverty and hunger. That's why we want to concentrate lifting our people from poverty, eradicating hunger, bringing education to all our children. But we realiz that we must have a strong defense.
There is an ancient saying in Asia if you are if you are wealthy you must be strong. If you are wealthy and not strong, very soon you will not be wealthy. And this is what weve experienced. Even now, we experienced many violations of the law inside our country. Thank you very much for your attention.
Thank you very much for your presence. I hope everybody will enjoy this defense. As a former soldier, I wish I can spend more time here, but I have other responsibilities especially that of taking care of the poor and the hunger and the hungry. Saya kira demikian, Saudara-saudara sekalian.
Karena banyak tamu-tamu, saya minta izin menghormati tamu-tamu karena itu sifat bangsa Indonesia selalu menghormati tamu. Jadi, karena banyak tamu saya bicara dalam bahasa Inggris. Minta maaf kita sangat hormat sama tamu. Saking hormatnya ada tamu yang ratusan tahun enggak mau pergi dari Indonesia.
terpaksa kita harus bertempur. Tapi saya katakan, saya tegaskan bagi kita, perang itu adalah yang terakhir. Kita perang hanya kalau terpaksa. Tapi kalau terpaksa kita punya ajaran daripada nenek moyang kita. Lebih baik kita mati daripada dijajah kembali. Saudara-saudara sekalian, kita tidak mau disuruh-suruh oleh siapapun. Kita akan hormat semua negara. Kita akan hormat mereka. Kita akan kerja sama dengan mereka. Dan kita harus beri contoh kepada semuanya.
Saya kira itu dari saya. Terima kasih. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam. Salam sejahtera kita sekalian. Shalom. Salve. Om santi santi santi. Om. Namo buddhaya. Salam kebajikan. Terima kasih. Merdeka. Jelajahi cara baru mendapatkan informasi. Download Metro TV Extend sekarang.

← 2 Jun 2025 · 1 Jul 2025 →