Daftar / 2026-07-09
[FULL] Pidato Prabowo Luncurkan Biodiesel B50: Indonesia Jadi Negara Pertama Terapkan B50
9 Jul 2026
KOMPASTV DEWATA
39:45
full_media
caption_api
3 unggahan
Sumber
- Video kanonik
- xh-kV0Rm8K8
- Transkrip dari
- engine/data/prabowo/raw/xh-kV0Rm8K8.json
- Jumlah token
- 2.541
- Kata unik
- 879
- Durasi
- 39:45 (2.385 detik)
- Bahasa
- Indonesian (auto-generated)
- Metode
- caption_api
- Commit engine
- 7ad3851ac0ad
Semua unggahan pidato ini
Hanya satu yang dipakai untuk hitungan. Sisanya tetap dicatat.
| Video | Kanal | Diunggah | Token | Diambil via | Status | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| kanonik | xh-kV0Rm8K8
[FULL] Pidato Prabowo Luncurkan Biodiesel B50: Indonesia Jadi Negara Pertama Ter |
KOMPASTV DEWATA | 2026-07-09 | 2.541 | caption API | ok |
| A6vTh2qoGrc
FULL! Pidato Prabowo Luncurkan Biodiesel B50: Indonesia Jadi Negara Pertama Tera |
KOMPASTV | 2026-07-09 | 2.501 | caption API | ok | |
| dvCtCfifU30
[FULL] Pidato Presiden Prabowo: B50 Tahap yang ke-8, Diluncurkan Oleh Presiden k |
METRO TV | 2026-07-09 | 2.532 | caption API | ok |
Sinyal kebijakan: MBG
Sinyal total 0 · token eksak 0 · frasa penuh 0 · ambigu 0
Topik yang terdeteksi
nasional dan identitas 69 pertahanan dan keamanan 16 pangan 9 tata kelola 9 ekonomi 7 pendidikan 2 kesehatan dan gizi 2
Sinyal leksikal, bukan klasifikasi.
Transkrip
Cap waktu di kiri bertaut ke detik yang tepat di YouTube.
Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam. Selamat siang. Salam sejahtera bagi kita sekalian. Shalom. [mendengus] Salve. Om swastiastu. Namo buddhaya. Salam kebajikan. Rahayu-rahayu. Yang saya hormati dan yang saya banggakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral sebagai penyelenggara beserta seluruh jajarannya, Saudara Bahlil Laha Dalia.
[tepuk tangan] Menteri Koordinator, para Menteri, Kepala BIN, Panglima TNI, Kapolri, Kepala Badan, Wakil Menteri, serta seluruh anggota Kabinet Merah Putih yang hadir. Menko Perekonomian, Saudara Airlangga Hartto, Menteri Sekretaris Negara, Saudara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri, Saudara Sugiono, Menteri Pertahanan Jenderal TNI Purnawirawan Safri Samsudin, Menteri Pertanian, Saudara Andi Amran Sulaiman, Menteri Investasi dan Hilirisasi, dan CEO Danan antara Saudara Rozan Perkasa Rlani, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Saudara Marwar Sirait, Menteri eh Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Prof. Arif Satria, Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal TNI Pawirawan M. Herindra Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto, Kapolri Jenderal Polisi Listio Sigit Prabowo, Sekretaris Kabinet RI, Letkol Tedi Indrawijaya, Wakil Menteri Pertanian, Saudara Sudaryono, Wakil Menteri ESDM, Saudara Yuliot
Tanjung, Direktur Utama PT Pertamina, Saudara Simon Alo US Miri, Ketua Komisi 12 DPR Saudara Bambang Patijaya, Gubernur Provinsi Jawa Barat, Saudara Dedi Mulyadi, beserta jajaran Forko Pimda Provinsi Jawa Barat, Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Komjen Polisi Purawirawan Ahmad Lutfi, Gubernur Provinsi Jawa Timur, Saudara Kofifah Indar Parawansa.
Terima kasih para wakil, para gubernur hadir. Yang saya hormati para pimpinan perusahaan BUMN dan swasta, para perwakilan pengguna B50 baik yang hadir langsung maupun melalui video conference dari Yogyakarta, Surabaya, Cirebon, Kutai Timur, dan Semarang. [berdehem] para asosiasi pelaku usaha dan para petani kelapa sawit hadir di antaranya Saudara Boy Tohir, Saudara Arsyad Rasyid, dan ee kawan-kawan dari Astra, dari PT Astra ya.
Para tamu undangan dan rekan-rekan pers media yang hadir. Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air di mana pun engkau berada. Tentunya sebagai insan yang bertakwa tidak henti-hentinya kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Maha Kuasa, Tuhan maha besar. Bagi umat Islam Allah Subhanahu wa taala yang memiliki sekalian alam.
Hanya kepadanyaalah kita berdoa dan hanya kepadanyalah kita memohon pertolongan. atas segala karunia, atas kesehatan, atas nafas yang masih diberikan kepada kita sehingga kita dapat berkumpul siang hari ini dalam acara yang bersejarah, yaitu peluncuran mandatori biodiesel B50.
Saudara-saudara sekalian, dengan diluncurkan program ini, Indonesia resmi menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan mandatori biodiesel B50. [tepuk tangan] Ini bukan sekedar pencapaian teknologi. Ini adalah bukti bahwa Indonesia mampu memanfaatkan kekayaan alamnya sendiri untuk kepentingan rakyatnya sendiri.
Ini adalah tonggak yang sangat penting dalam perjalanan menuju kemandirian energi. Kelangsungan hidup suatu bangsa antara lain ditentukan oleh tiga hal. Pertama, mampukah bangsa itu [berdehem] menghasilkan pangannya untuk rakyat rakyat sendiri. Kedua, mampukah bangsa itu memiliki energi, sumber energi sendiri, tidak tergantung bangsa lain.
Yang ketiga, mampukah negara itu juga memiliki sumber air, makan energi air ini dicanangkan oleh PBB dan hampir semua hampir semua pakar peradaban manusia Ya, sadar dan mengerti. Tanpa tiga-tiga ini suatu bangsa sulit untuk survive, sulit untuk kita berdaulat, sulit untuk kita sejahtera, sulit untuk kita makmur. Alhamdulillah kita sudah buktikan bahwa kita mampu mengamankan dan menghasilkan pangan untuk rakyat kita.
Kita sudah semua berapangan dari target 4 tahun kita telah berhasil dalam 1 tahun. Banyak pihak yang meremehkan pentingnya sasembadap pangan. Bahkan banyak orang yang mengangkat dirinya sebagai orang pintar, mengejek, mengenyuh bahwa kita pemerintah berbohong kepada rakyat bahwa kita belum suasana pangan.
Berdosalah pemerintah yang berbohong kepada rakyatnya. Berdosalah pemimpin yang berbohong kepada rakyatnya. Berkhianatlah pemimpin yang tidak setia kepada kepentingan negara di atas segala kepentingan. Hari ini saya bangga hadir di sini. Hari ini hari yang saya tunggu-tunggu dari sejak saya belum dilantik jadi presiden, kepada tim inti saya, tim penasihat saya, selalu saya tekankan harus swasada pangan, harus swasada energi.
tidak boleh impor BBM, tidak boleh importan, [berdehem] dari sejak sebelum saya jadi presiden, sejak saya ketua umum HKTI, apalagi sejak saya Menteri Pertahanan, fokus saya antara lain yang seolah-olah tidak langsung di bidang pertahanan. Tapi elemen-elemen yang di bawah Menteri Pertahanan, terutama Universitas Pertahanan, pakar-pakar kita, insinyur-insinyur kita, perwira-perwira kita, kita fokus waktu itu untuk mencari dan membor air di tempat-tempat yang susah.
Sampai sekarang TNI terus mencari air, TNI terus membor air di tempat-tempat yang susah. Panglima TNI sudah tahun ini saja sudah berapa lubang air drill yang kita drill? sudah 30.000, Saudara-saudara. Dan terus ada masalah kita atasi. Energi adalah vital bagi kelangsungan hidup suatu bangsa.
Kita sangat bersyukur kepada Tuhan yang maha kuasa. Kita dibeli diberi karunia yang luar biasa. Kita memiliki cadangan geotermal yang sangat besar. Kita memiliki cadangan, masih batu bara, salah satu terbesar di dunia. Kita miliki cadangan gas yang sangat besar.
Baru saja kita menemukan ladang gas sangat besar di Andaman. Kita masih punya ladang yang sangat besar di Masela di Maluku Barat Daya, di Natuna, di Kalimantan. Kita juga ketemukan baru saja ladang-ladang besar dan [berdehem] baru kita ketahui bahwa kita punya CNG.
Kalau LPG masih kita impor, CNG kita sangat banyak. Sangat-sangat banyak di Jawa Tengah. penggunaan CNG sudah sangat banyak ya dan akan kita teruskan dan CNG ada di seluruh Indonesia dan juga sekarang diketemukan ee teknologi untuk membuat gas dari batu bara yang sangat dalam.
di bawah tanah yang belum termatkan. Saudara-saudara sekalian, di tengah krisis dunia, Indonesia ternyata punya kekuatan. Kita tidak meremehkan kesulitan, tapi kita terus menyiapkan diri. Saudara-saudara, dari sejak saya belum dilantik sampai saya dilantik, saya teruskan, saya dorong, [mendengus] saya menuntut dari tim saya kemandirian energi B.
40 tidak cukup. Bahkan pada saat itu saya mendorong ke arah B100. Tapi menteri-menteri saya [berdehem] meyakinkan saya, Pak, dengan B50 saja kita sudah tidak impor solar lagi dari luar negeri. [tepuk tangan] Jadi ini adalah suatu prestasi bangsa yang luar biasa.
Marilah kita mawas diri. Ya, Marilah kita koreksi diri. Marilah kita mengerti kekurangan-kekurangan diri kita sendiri. Ada salah satu kekurangan dari pimpinanpimpinan bangsa Indonesia dengan pimpinan saya mengatakan ya saya maksudnya ya kita-kita pimpinan teknologi, pimpinan wiraswasta, pimpinan politik, pimpinan pemerintahan.
pimpinan tentara, pimpinan kepolisian, pimpinan pimpinan pimpinan ulama. Pimpinan adalah mereka yang paling terdidik. Tapi ada sifat kekurangan dari bangsa kita. Kadang-kadang kita kurang menghargai prestasi kita sendiri. Apalagi prestasi rekan-rekan kita. Kadang-kadang kita tidak hargai prestasi anak buah kita.
Ada keenehan. Keanehan. Mungkin ini adalah kita terlalu lama dijajah oleh Belanda, oleh asing. Sehingga yang timbul adalah rasa rendah diri, bukan rasa rendah hati. Minder wars kompleks itu inferiority complex kita koreksi ada prestasi bangsa kita justru sering kita tuh senang melihat rekan sendiri susah dikatakan bahwa kita termasuk bangsa Kepiting.
Kepiting. Kalau rekannya sudah naik ke atas, kepiting yang di bawah nurinin dia lagi. Ada kepiting lain mau naik ke atas, kepiting lain nurunin dia lagi. Itu namanya senang melihat rekan susah, susah [mendengus] melihat rekan senang. Ya, saya tidak tahu. Mungkin saudara-saudara punya pengalaman ya, rasa iri, dengki, ingin menjatuhkan orang, ingin mempermalukan saudara sendiri, rekan sendiri, bangsa sendiri.
Padahal dunia ini penuh persaingan. Banyak negara yang iri sama kita. Banyak negara yang benci sama kita. Kita tidak pernah benci orang. Tapi nyatanya banyak yang dengki iri. Maunya ngerjain kita, jelek-jelekin kita. Kampanye di sosmet ya kan. Indonesia keos, Indonesia suram, Indonesia gelap, akan colaps, akan collaps. Dia berharap collaps.
Bayangkan orang Indonesia sendiri berharap collaps, Saudara-saudara sekalian. Ya, jadi ini harus kita waspadai. Karena itu hari ini saya sengaja saya hadir. Ini adalah hari penuh kebanggaan akan dikenang dan sekarang pun sudah [mendengus] membuat dunia buka mata.
Saya terus saya kaget sendiri. Tokoh-tokoh dunia membicarakan Indonesia. Indonesia kok berhasil. Indonesia kok tidak panik. Indonesia kok tidak naikin harga. BBM untuk rakyat kecil. Kalau untuk orang kaya ya enggak ada masalah. Ya, Boy. Iya, Boy. Hah? Iya kan? [tertawa] Hah?
Kok enggak ada masalah, Boy? Benar enggak? Eh, siapa lagi yang enggak ada masalah nih? Arsyad ya. Kau berani pakai Lamborghini ya? Harus berani bayar mahal kau. Iya kan? [tertawa] Ah, Rosan juga enggak ada masalah kan Rosan? Jadi, Saudara-saudara hari ini sangat bersejarah.
Kita dibicarakan di dunia. Saya juga satu kita dibicarakan apa kita leading [berdehem] dalam apa? Dalam mengurangi emisi karbon kita. Kita leading. Mereka tahu kita punya program B50 tadi berapa emisi kita hemat 400 berapa? 44 jut4 juta juta apa itu ton karbon dioksida ekivalen 44 juta kita kurangi baru B50 bagaimana nanti kalau K kita juga sudah diketahui oleh pemimpin dunia kita diketahui Kita akan bangun 100 GW tenaga surya 100 GW.
Tahun ini PLN akan mulai dengan 17 GW tahun ini. 100 GW dalam 2 tahun. Bisa, Pak Rosan. Bisa, Pak. Bisa, bisa. Kok kurang keras? Bisa, bisa. Eh, Menteri Ekon Menko [berdehem] bisa? Siap. Bisa. Bisa. Menteri SDM bisa? Siap. Laksanakan. Aku tidak tanya laksanakan. Bisa enggak?
Bisa. Ah, iya bisa. Dan kita akan kita akan digenyek. kita saya kasih ketahu siap-siap kita akan dihujat. Pakar-pakar yang pintar-pintar itu akan bilang, "Mana mungkin." Iya kan? Mana mungkin. Yang masih kita sulit adalah masuk Piala Dunia. Ah itu saya masih itu.
Jadi saya resah terusang aja saya resah. Kita bisa B50 tapi tidak bisa masuk Piala dunia. Saya masih tidak puas. Saya tidak puas. Bagaimana caranya masuk Piala Dunia, Saudara-saudara? Jangan anggap enteng. Sepak bola itu kehormatan. Ya, siapa bertanggung jawab? Mana Erik Toir? Mana Erik Toir? [tertawa] Boy, kasih tahu adikmu ya. [tertawa] Aduh. Aduh.
Mana menteri keuangan? Apa yang diperlukan supaya kita bisa masuk Piala Dunia? Jadi ya energi pangan, air kita bersyukur kepada yang maha kuasa. Air kita cukup tinggal bagaimana manage di suatu tempat berlebihan. Jawa Barat ya kan turun air yang tertinggi di dunia termasuk di Jawa Barat. Benar. Tinggal bagaimana manage ya yang di berapa tempat kurang air.
Nah, ini harus kita tapi kita kirim tim terus belajar bagaimana mengolah supaya di tempat yang kurang air bisa kita jadikan ee tanahnya subur dan hijau. Apakah bisa? Ee bisa. [berdehem] Kalau ada kemauan kita bisa dan Indonesia bisa dan Indonesia akan. [tepuk tangan] Jadi, Saudara-saudara tidak perlu ee risau kalau di dihina, diejek, tidak ada masalah. Saya belajar sesuatu banyak. Jadi kalau tidak berani dihina, diejek, difitnah, dikritik, ya ada tiga hal yang bisa kita berbuat.
Ya. Eh, do nothing, say nothing, be nothing. Enggak usah, enggak usah bicara apa saja, enggak usah berbuat apa saja dan enggak usah jadi apa saja. Ah, itu you enggak akan diejek, you enggak akan dihina, you akan difina. Iya kan? Jadi ini fenomena manusia. Semakin tinggi semakin dapat terpaan angin.
Ya sudah risiko ya. Apapun ini gubernur apapun kau buat pasti ada yang cari ya kan cari celaan. Menteri-menteri juga sudah biar yang penting hati kita bersih. Kerja untuk bangsa, kerja untuk rakyat. Cari solusi. Cari solusi. Cari solusi untuk mengurangi kesulitan rakyat.
Dan kita enggak bisa, "Oh, ini dulu nanti kita enggak serentak." Semua, semua penting. Kita saling bekerja sama. Teamwork. Menteri ini punya jasa, ini punya jasa. Tidak. kita tidak mungkin B50 tanpa dukungan banyak pihak. Benar tidak? Ya. Jadi, Saudara-saudara ini tonggak bersejarah dan ini juga prestasi pemerintah pemerintah sebelum saya karena ini kita canangkan ini sudah dari 2008.
Bayangkan dari 2008 ya itu pemerintah SBY dilanjutkan selama pemerintah Jokowi di ujungnya saya teruskan ibarat ini adalah estafet. Kalau di tengah jalan estafet tidak lanjut. Jadi, jadi jangan jangan caci maki, jangan menghina orang, jangan apalagi fitnah apalagi, tapi pasti ada. Karena manusia itu selalu ada Pandawa. dan kurawa itu dari dulu ribuan tahun ya. Ada yang memilih jalan yang jahat, ada yang memilih jalan yang baik.
Ya, kita berada di jalan yang lurus di atas jalan yang benar. Jadi, hari ini saya ucapkan terima kasih atas semua unsur yang telah bekerja keras. Bayangkan kita sekarang sudah bisa menghemat divisah uang keluar 170 triliun. 10 miliar dolar kita hemat. Kita hemat di sini 10 miliar dolar.
Nanti kita hemat di beapa tempat. Penyelundupan timah kita hemat 2 3 miliar dolar ini dan sebagainya. Ee saya juga baru dapat laporan baru berapa jam ekspedisi ilmiah kita baru bekerja kalau tidak salah baru berjalan dua atau 3 minggu di pegunungan Papua. Tim dari Brain dengan berapa universitas dibantu TNI menu menemukan cadangan emas dan cadangan mineral-mineral yang sangat besar. Saudara-saudara, masa depan kita sangat baik, sangat cerah.
Tinggal kita sekarang merintis terus, meneruskan apa yang sudah dirintis pendahulu kita. Menjaga bangsa kita, menjaga republik kita, menjaga kebaikan, mengurangi ketidakbaikan. Ya, kita harus hentikan korupsi, harus kita hentikan penyelundupan, harus kita hentikan narkotika.
harus kita hentikan judul yang sebenarnya sudah banyak kemajuan. Saya dapat laporan judul dalam 1 tahun sangat menurun. Saya juga menyampaikan bela sungkawa kepada kepolisian yang anggotanya gugur karena mengadakan pembersihan di sebuah kampung di Kalimantan. Akhirnya mereka hilang nyawa oleh ee mungkin mereka-mereka yang melindungi atau terlibat proses pembuatan atau penyebaran nark narkoba.
Nah, Saudara-saudara, inilah upaya kita semuanya ya. Jadi hari ini tongkat bersejarah, petani kita juga akan terus meningkatkan ee penghasilannya. Kita akan ee berhasil bila petani-petani kita hidupnya lebih baik. Saya juga saya dapat laporan dari berbagai provinsi bahwa petani-petani kita sekarang ee meningkat.
Ee pembelian motor, pembelian mobil meningkat puluhan persen. Iya kan? Ada petani-petani sekarang umrahnya juga meningkat. Iya kan? Eh kemarin potong kerbau, potong sapinya juga meningkat. Artinya mereka sekarang memiliki uang. Ini tujuan pembangunan kita. Rakyat kita harus makmur dan kita tidak boleh rendah diri. Kita tidak boleh menerima bahwa kita rakyat kita harus miskin.
Kita negara yang kaya, rakyat kita juga harus nikmati kekayaan itu. Saudara sekalian, saya kira itu yang ingin saya sampaikan. Terima kasih para ilmuwan dari kampus-kampus. Teruskan pengkajian ini. Terima kasih Pertamina dan semua jajaranmu. Ya, teruskan jangan berhenti di B50.
Kalau bisa B60 bulan bulan apa? B60 2028. Saudara-saudara sekalian memang ini usaha besar ya. Sekali lagi intinya hari ini terima kasih kebahagiaan bagi saya nanti coba di saya minta nama-nama ya ee Menteri SDM DUT Pertamina Menko Ekon dan pejabat lain. Saya minta mereka-mereka yang berjasa dalam proses mencapai B 6 50, saya minta nama-namanya ya.
Saya ingin memberi tanda kehormatan bintang penghargaan kepada mereka-mereka semua. [tepuk tangan] yang dapat bintang semua yang pangkatnya sudah tinggi. Bukan soal pangkat, soal pekerjaan, jasa, hasil untuk bangsa dan negara. B50 ini hasil besar untuk bangsa dan negara dan rakyat.
[tepuk tangan] Dan ada satu juga komentar ya hari ini tanggal 9 Juli 2026. Bulan Juli adalah bulan 7. 9 sama 7 16 16 1 sama 6 7 sama 10 17 1 sama 7 8 tadi saya diberi laporan dari B 2,5 tahun 2008 sampai B50 tahun 2026 melalui del tahap dan tahap B50 adalah tahap ke-8 yang diunching oleh Presiden ke-elan.
Ini ini kejadian benar karena apa? Tadinya beliau ngotot minta, "Pak, 1 Juli, 1 Juli." Saya bilang, "1 Juli saya ada hari bayangkara." Iya kan? Enggak apa-apa, Pak. Begitu selesai langsung kita ke Cikampek. Enak aja lu. Iya kan? [tertawa] Gue yang berdiri terima de lama banget itu [tertawa] dia suruh saya habis itu langsung enggak saya bilang enggak cari hari apa tapi Selasa perdana menteri India datang iya kan? Hah?
Tanggal 8 masih reboi. Hari ini kan Kamis, besok tanggal 10 saya harus ke Lombok. Jadi akhirnya dihitung-hitung eh tanggal jumlahnya delan. Jadi jadi bukan rekayasa ini. Dia enggak nunggu-nunggu cari delapan. Ini menteri-menteri sekarang cari apa yang bisa delapan ngarang aja itu.
Kalau mau meresmikan koperasi ditunggu kita akan resmikan. 1000 50 eh 1061 koperasi. Kenapa harus 1061? Karena 1 6 1 jadi 8 gitu. Terima kasih. Selamat berjuang dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim pada siang hari ini, hari Kamis, 9 Juli 2026. Saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia. Dengan bangga saya resmikan program Mandatori Biodiesel B50.
Terima kasih. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera bagi kita sekalian. Shalom. Salve. Om santi santi santi om. Namo budhaya. Salam kebajikan. Terima kasih. Mohon berkenan mendampingi Bapak Presiden ke atas panggung kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral dan Direktur Utama PT Pertamina Persero.
Kami persilakan, Menko. Silakan. Baik. Bismillahirrahmanirrahim. Pada siang hari ini, Kamis 9 Juli 2026, dengan rahmat Tuhan yang maha besar, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia. Dengan ini secara resmi saya luncurkan biodiesel B50.