Daftar / 2026-07-12
BREAKING NEWS Pidato Presiden Prabowo di Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional Ke-79
12 Jul 2026
CNN Indonesia
1:01:35
media
transcript_panel
2 unggahan
Sumber
- Video kanonik
- v-1YabkN-pM
- Transkrip dari
- engine/data/prabowo/raw/v-1YabkN-pM.json
- Jumlah token
- 3.715
- Kata unik
- 1.117
- Durasi
- 1:01:35 (3.695 detik)
- Bahasa
- Indonesian (auto-generated)
- Metode
- transcript_panel
- Commit engine
- 7ad3851ac0ad
Semua unggahan pidato ini
Hanya satu yang dipakai untuk hitungan. Sisanya tetap dicatat.
| Video | Kanal | Diunggah | Token | Diambil via | Status | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| kanonik | v-1YabkN-pM
BREAKING NEWS Pidato Presiden Prabowo di Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasiona |
CNN Indonesia | 2026-07-12 | 3.715 | panel transkrip | ok |
| GzhUFm9DBVA
Prabowo Pidato di Hari Koperasi: Ulu Hati Saya Seperti Dihantam Kekayaan RI Dicu |
KOMPASTV | 2026-07-12 | 334 | panel transkrip | ok |
Sinyal kebijakan: MBG
Sinyal total 0 · token eksak 0 · frasa penuh 0 · ambigu 0
Topik yang terdeteksi
nasional dan identitas 142 ekonomi 67 pangan 27 tata kelola 16 kesehatan dan gizi 7 pertahanan dan keamanan 6 pendidikan 5
Sinyal leksikal, bukan klasifikasi.
Transkrip
Cap waktu di kiri bertaut ke detik yang tepat di YouTube.
[bersorak] Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam. Selamat siang. Salam sejahtera bagi kita sekalian. Shalom. Salve. Om swastiastu. Namo buddhaya. Salam kebajikan. Yang saya hormati para pimpinan lembaga negara yang hadir, ketua majelis permusyawatan Rakyat Republik Indonesia, saudara K. H. Ahmad Muzani.
Kopiahnya kok enggak dipakai. Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Saudara Sultan Bakhtiar Najamudin, Menteri Koperasi sebagai penyelenggara, Saudara Feri Juliantono, Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia, Dekopin, sekaligus Wakil Ketua Komisi 12 DPR RI, Saudara Bambang Haryadi, Ketua Dewan Penasihat Dekopin yang sekaligus adalah Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Menko Politik dan Keamanan Jenderal TNI Prawirawan Jamari Caniago, Menko Pemberdayaan Masyarakat, Saudara Abdul Muhaimin Iskandar, para menteri, Kepala Badan Jaksa Agung, Kepala BIN Panglima TNI, Kapolri, Para wakil menteri, serta seluruh anggota kabinet merah putih yang hadir yang tidak bisa saya sebut namanya satu persatu tanpa mengurangi rasa hormat atau perlu saya sebut satu persatu.
Eh, sebut enggak [bersorak] kenapa ini? Kabinet saya ini orang-orang hebat, putra-putri terbaik di Indonesia, [bersorak] putra-putri terbaik Indonesia. Saya di sini berdiri di depan saudara-saudara sekalian. Kalau tidak ada mereka, saya tidak bisa berdiri di sini sekarang.
Ya. [bersorak] Jadi, semua kegiatan manusia adalah kegiatan kerja sama. Arti koperasi adalah kerja sama, adalah gotong-royong. to cooperate koperatif kerja sama saudara-saudara. Tapi oke karena saya patuh sama rakyat [bersorak] hanya 38 nama kok enggak apa-apa.
Ya sudah nanti perwakilan keluarga dari Bapak Koperasi Indonesia, keluarga Muhammad Hatta hadir di sini. ee cucu Bung Saudara Muhammad Adhar dan Saudara Rico Frantino. Terima kasih kehadiran saudara-saudara. Saudara-saudara sekalian, sebagai insan yang bertakwa, marilah kita tidak henti-hentinya memanjatkan puji syukur kehadirat Allah Subhanahu wa taala, Tuhan maha besar, Tuhan maha kuasa yang memiliki sekalian alam.
Hanya kepadalah kita berdoa dan hanya kepadanyalah kita meminta pertolongan. Kita bersyukur atas segala karunia, atas segala berkah dan kebaikan yang diberikan kepada kita dan kepada bangsa kita atas kedamaian yang masih kita bisa rasakan di tengah dunia yang penuh perang, pertikaian, dan konflik.
atas nafas dan kesehatan yang masih diberikan kepada kita sehingga hari ini kita berkumpul di Senayan ini pada acara puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 saudara sekalian tahun 2026. Selamat memperingati Hari Koperasi ke-79 kepada seluruh insan koperasi Indonesia di mana pun Engkau berada.
Hari ini adalah hari yang membahagiakan saya. Saya lihat wajah-wajah tokoh koperasi yang sudah lama berjuang. Saya berjuang bersama saudara-saudara di beberapa koperasi induk koperasi unit desa cukup lama. Yang terakhir saya sebagai ketua dewan pembina. Saya juga memimpin beberapa koperasi di masa 30 tahun yang terakhir ini.
Kita melihat ekonomi Indonesia dikuasai oleh paham ekonomi neoliberal yang sesungguhnya adalah bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945. Cukup lama kita berjuang untuk mengembalikan arah pembangunan ekonomi ke arah yang dirancang oleh pendiri-pendiri bangsa kita, yaitu ekonomi kekeluargaan, ekonomi kerakyatan ekonomi di mana semua unsur harus berperan dan harus diberi kesempatan.
Saudara-saudara, kita tidak mencari kesalahan masa lalu. Kita akui itu kesalahan kita bersama, kesalahan para elit. Waktu itu mungkin kita terkesima oleh keunggulan Barat. Keunggulan Barat seolah seolah-olah Barat adalah peradaban yang sangat unggul, sangat kuat, dan bisa membawa kesejahteraan kepada rakyat dalam waktu yang singkat.
Ternyata setelah tiga dasar warsa kita melihat tidak benar. Saya termasuk mungkin salah satu yang [berdehem] dari awal sudah memperingatkan bahwa paham kapitalisme neoliberal tidak akan berhasil dan tidak akan membawa kesejahteraan dan tidak mungkin membawa kesejahteraan kepada rakyat banyak.
Dan saudara-saudara, sesungguhnya saudara-saudara karena [berdehem] saya ini merasa di kalangan keluarga sendiri, koperasi itu memang saya merasa adalah [mendengus] keluarga saya. Walaupun saya kalah presiden berapa kali, saya merasa gerakan koperasi selalu berada bersama saya. Itu kita belum berhasil tapi kita terus berjuang untuk rakyat Indonesia.
Dan akhirnyalah saya menerima mandat dari rakyat Indonesia dan mandat itu akan saya jalankan sekuat tenaga saya untuk saya akan berjuang dengan sekuat tenaga saya untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat Indonesia. Saudara-saudara, kita memahami bahwa [berdehem] negara kita sangat kaya.
Sesudah saya dilantik dalam minggu-minggu pertama saya jadi presiden, saya sadar betapa kayanya bangsa Indonesia. Tetapi saya juga sedih, saya juga merasa di dihantem di ulu hati saya melihat betapa besar kekayaan Indonesia dicuri. Betapa besar kekayaan kita dibawa ke luar negeri.
Dan karena itu saya [mendengus] bertekad memimpin pemerintahan dibantu oleh kabinet saya. Saya bertekad untuk bekerja. dengan keras bekerja dengan gagasan pikiran yang besar bukan yang kecil-kecil kecil. Kita negara besar kesulitan, hambatan, tantangan kita besar.
Kita baru sadar begitu banyak negara yang iri sama kita. Bangsa kita bangsa yang terlalu baik hatinya. Kita ini lugu. Benar. Itu sifat bangsa kita. Kalau ada tamu datang ke rumah kita, walaupun kita tidak punya minuman, tidak punya kopi, tidak punya gula, kita persilakan kalau perlu kita ke tetangga, kita pinjam gula dan kopi. Benar.
Benar. Ini sifat kita. Kita suka dengan tamu, kita hormati tamu. Hanya kadang-kadang ada tamu yang enggak tahu diri. Sudah enggak diundang. Ya, datang ke sini katanya mau dagang, lama-lama ngerampok. Menteri Agama. Saya boleh bicara apa adanya ya? Boleh. Kalian mau saya bicara apa adanya atau tidak?
Media lagi nunggu saya bicara kepleset. Enggak apa-apa. Wartawan sama gue itu kawan Hopeng. Hanya majikan kalian ini kadang-kadang ini friend kita friend. Kalau ada kataku yang salah, jangan disimpan dalam hati. [berdehem] Saudara-saudara, koperasi adalah alatnya orang lemah, alatnya orang miskin.
Tapi tapi seperti sapu lidi satu lidi, satu lidi, satu lidi, satu lidi, satu lemah. Tapi bergabung itu kekuatan, Saudara-saudara sekalian. Jangan khawatir, gerakan koperasi Indonesia akan bangkit menjadi kekuatan ekonomi Indonesia. Kekuatan ekonomi yang tidak akan bawa uang lari dari Indonesia.
Benar. Saya ingin lihat tampang-tampang koperasi ini. Muka-muka kalian, bukan muka orang yang bawa lari uang ke luar negeri. Betul. Tapi enggak ada masalah. Saya dapat laporan sekarang sudah banyak petani yang libur ke luar negeri. Enggak apa-apa libur boleh.
Kapan lagi petani libur ke luar negeri sekarang? Karena kita akan buat tani nelayan, buruh makmur. Ekonomi kita akan bangkit dari desa, kecamatan kabupaten dan uangnya akan tinggal di desa, di kecamatan, di kabupaten. Kita akanembalikan. [berdehem] Kalau selama ini kekayaan rakyat Indonesia disedot, kita kembalikan.
Sekarang ekonomi akan turun ke rakyat. [berdehem] Tapi, tapi saya ingatkan kita tidak anti perusahaan besar. Tidak. Karena Indonesia ini negara besar, kita butuh kita butuh koperasi, kita butuh UMKM, kita butuh swasta, kita butuh BUMN, BUMD. Kita butuh semuanya.
Ini harus menjadi kekuatan ekonomi. Itu yang saya maksud Indonesia Incorporated. Itu yang dikehendaki oleh Bapak-bapak pendiri bangsa kita. bahwa koperasi adalah salah satu sokok guru. Salah satu soko guru. Kalau kita memperkuat koperasi bukan berarti kita akan memperlemah yang lain.
No. Kita perkuat semuanya. Saudara-saudara sekalian Indonesia kaya. Indonesia akan bangkit dan Indonesia akan mampu memperkuat semua kekuatan di Republik Indonesia ini. Yang ragu-ragu silakan duduk di rumah aja. Yang merasa Indonesia suram, silakan kalau mau cari negara lain.
Silakan, tidak ada yang melarang. Kalau di Indonesia mohonlah mari, mari kita bersatu, mari kita [berdehem] gotong-royong, mari kita kerja sama. Yang kuat bantu [berdehem] yang lemah, yang lemah kerja sama yang baik. Insyaallah kita akan bangkit, Saudara-saudara.
Marilah kita kembali ke sifat bangsa Indonesia, yaitu saling memaafkan. Saling mengerti, saling mengasihi, saling membantu. Jangan ikut-ikut budaya caci maki, budaya dengki, budaya curiga. Tidak ada keberhasilan dengan pertikaian tidak ada. Untuk apa kita bertikai? Kita ini satu keluarga.
Apapun latar belakang kita, apapun suku kita, apapun latar belakang kita, apapun partai kita, semua partai banyak patriot dan semua partai banyak bajingannya juga. Presiden boleh ngomong bajingan boleh enggak, Pak? Boleh enggak? Aku aku enggak tanya kalian. Aku tanya Menteri Pendidikan itu gimana, Pak? Boleh enggak?
Ini kan tidak termasuk kasar kan. Bajingan ya. Bajingan gu bajingan. Bajingan. Bangsa bahasa apa itu? Bajingan tu. Hah? Bahasa Betawi. [berdehem] Memang saya lahir di Betawi. Jadi maaf kalau saya kalau saya semangat saya kata-kata kata-kata Betawi keluar sor ya.
Ini hari jadi koperasi atau sudah mulai kampanye ini? Gua enggak saudara-saudara. tadi benar kita akan berbuat gerakan-gerakan atau upaya [berdehem] yang azazi yang mengurus masalah dari akarnya, Saudara-saudara. Ya, kalau badan sakit, kita cari sakitnya apa baru kita obati. Ya, jadi saudara-saudara kita mengerti secara garis besar. Oke.
Dan saya sudah perjuangkan berkali-kali karena itu yang saya yakini. Saya tidak percaya dengan teori-teori Neolip katanya ee kita berpikir global, tidak ada perbatasan lagi. I kan. Jadi ada paham pahamnya neolit. Kalau kau miskin itu salah kamu. Iya. itu pemikiran mereka.
Dan paham neolip itu mengatakan, "Biarlah yang kaya hanya 1%. Kalau mereka kaya nanti lama-lama kekayaannya akan menetes ke bawah." Trickle, trickle down effect. Saya tanya, "Kalian percaya enggak akan netes ke bawah?" [bersorak] Heh. Hah. Kalian percaya atau tidak akan menetes ke bawah.
Ada wartawan sih. Saya ini lahir di Betawi, tapi saya asal dari Banyumas campur sama Minahasa. Waduh, ini darahnya darah keras semua ini. Tapi saya sudah saya sudah saya sudah tua jadi sudah sabar. Sekarang saya sabar. Kadang-kadang aja kesabarannya hilang. Lupa sudah pensiun.
Jadi, Saudara-saudara tidak ada dan pemimpin barat sekarang sudah mengakui mereka sudah meninggalkan Neolet. Mereka yang ninggalkan. Amerika, Inggris, Eropa Barat sudah tinggalkan. Hanya di kita saya enggak tahu ada orang-orang pintar yang entah terlalu pintar atau apa saya enggak ngerti.
Jadi kalau kita mau buat ee suatu program aliran untuk memperkuat bangsa sendiri, kita diejek, kita dijelek-jelekin, kita difitnah, kita dihajar, tapi euweuh pengaruh nak. Saya katakan ewah pakaruna kita jalan terus saudara sekalian. [berdehem] Kita tidak ragu-ragu saudara-saudara sekalian. Kita berada di jalan yang benar. Kita berada di jalan pendiri-pendiri bangsa kita. Kita berada di jalan yang lurus. Membela rakyat kehormatan bagi bangsa Indonesia.
Membela rakyat. kehormatan bagi setiap patriot. Saya tidak akan ragu-ragu. Saya akan terus untuk membela dan memperkuat bangsa Indonesia dan rakyat Indonesia. Saudara-saudara sekalian, saya minta kesabaran, Saudara-saudara. Saudara-saudara, kita sudah buktikan tahun pertama pemerintah yang saya pimpin, kita sudah sua sembada pangan, Saudara-saudara sekalian.
Kita tidak impor pangan lagi. Kita ekspor. Tahun pertama pemerintah yang saya pimpin baru berapa hari yang lalu kita launching B50 solar 50% dari kelapa sawit. Petani kelapa sawit ada di Indonesia. minyak kelapa sawit di Indonesia. Mulai bulan ini kita tidak impor lagi solar dari luar negeri.
Dan profesor-profesor kita sekarang sedang mengembangkan bensin dari kelapa sawit. [berdehem] etanol dari singkong, dari jagung, dari sorgum, Saudara-saudara. [berdehem] Jadi saya harap dalam 3 4 tahun lagi kita nanti juga bisa menghasilkan bensin dari tanaman.
Berarti petani singkong akan hidup makmur, petani jagung akan hidup makmur. Petani-petani di seluruh Indonesia akan berbuat yang terbaik untuk bangsa dan untuk keluarganya sendiri. Saudara sekalian, kita juga [berdehem] dalam 1 tahun pemerintahan kita, kita sekarang sudah konsolidasikan semua BON kita menjadi satu dana kedaulatan, sovereign wealth fund, dana kekayaan kedaulatan 1000 BUMN lebih kita jadikan satu konsolidasi nilainya adalah 1000 miliar dolar 1 triliun dolar Amerika kita sekarang adalah dana kedaulatan [berdehem] mungkin kelima atau keenam terbesar di dunia di dunia.
Jadi jangan kita selalu pesimis, rendah diri, [berdehem] rendah hati harus. Jangan rendah diri dan [berdehem] Bomen-Bomen itu akan kita tertibkan. Selama ini buemen-boemen itu sumber [berdehem] korupsi. Saudara ingin presidenmu bicara apa adanya kan? Saya memperingatkan lagi sekali lagi untuk sekian kali lagi saya bicara dari dulu.
[berdehem] Hai para koruptor, sadar diri. Hentikan praktik-praktik kau. Hentikan. Rakyat tidak bodoh. Hentikan, [berdehem] kembalikan kekayaan rakyat. Kembalikan dengan baik. Kita bangsa pemaaf, tapi rakyat butuh keadilan, rakyat butuh kesejahteraan. Rakyat butuh sekolah yang baik. Guru-guru butuh gaji yang baik.
Dokter-dokter, perawat-perawat butuh gaji yang baik. Tentara dan polisi butuh gaji yang baik supaya mereka tidak meres dari rakyat. Pegawai negeri butuh gaji yang baik supaya mereka enggak korupsi. Percayalah. Mari kita bersatu. semua unsur kita berbeda tidak ada masalah.
Berbeda partai tidak ada masalah. Tiap sekian tahun kita bertanding dengan baik. Enggak ada masalah. Siapa yang menang monggo. Jangan kalau kalah mau bakar-bakar itu bangsak. Apa itu? Pemimpin yang menganjurkan bakar-bakar di republik ini, itu adalah pemimpin pengkhianat. Saudara-saudara sekalian, saya percaya hukum karma akan kena kepada mereka semua itu.
Saya maju lima kali pemilihan, empat kali kalah. Enggak pernah saya suruh anak buah saya bakar-bakar. Demo aja enggak. Saya datang pelantikan rival saya, saya datang, saya hormat, saya kasih selamat. [bersorak] Bersaing itu baik, pertandingan itu baik. Iya kan?
Sepak bola ada pertandingan kan ada dua, satu harus menang. Kalau satu kalah masa wasitnya mau digebuin ya. Persaingan itu biasa, enggak ada masalah. Iya. Ini Gus Imin pertama bersama saya, habis itu tidak bersama saya. Tapi enggak ada masalah karena dalam hati beliau, beliau juga ingin yang terbaik untuk Indonesia.
Dan sekarang beliau bersama saya untuk Indonesia, Saudara-saudara. Enggak ada masalah. Siapa lagi dulu yang ngalahin aku? Harus pakai kacamata ini saya. Tidak ada masalah, Saudara-saudara, ya. Kita ini satu bangsa, satu nusa, satu bahasa. Kita ini satu keluarga. Buktikanlah bahwa bangsa Indonesia ini bangsa yang khas, bangsa yang bersatu. Kita bersaing, habis itu bersatu, bekerja untuk seluruh rakyat.
Inilah bangsa Indonesia, Saudara-saudara. Jangan bisanya nyinyir ya. Enggak. Kalau lu enggak lu enggak setuju, lu enggak mau bekerja, lu duduk aja lihat baik-baik gitu loh. Tapi kita terima kritik. Kita terima kritik. Kritik itu bagus. Itu artinya koreksi, waspada.
Kita kritik, kita mau terima kritik. Saudara-saudara, [berdehem] saya jelaskan bagaimana konsep koperasi Merah Putih datang. Sebetulnya konsep Merah Putih ini sudah lama ada di benak saya. Sudah lama. Puluhan tahun saya waktu di tentara. Saya waktu di tentara [berdehem] kita bertugas di desa-desa, di gunung-gunung.
Kita bisa berbulan-bulan di sebuah kecamatan. Saya lihat di situ rakyat kelaparan. Saya lihat ada rakyat yang mati kelaparan. Dan saya tidak bisa berbuat apa-apa karena makan saya terbatas untuk kompi saya. Dari situ saya lihat kita harus menjaga, kita harus memelihara kemampuan kita di desa-desa.
Indonesia merdeka, perang kemerdekaan kita, kekuatan kita ada di desa-desa, tetapi kita juga ingin jadi negara industri. Nah, untuk itu akhirnya dari dulu saya semakin yakin satu-satunya jalan untuk menjaga rakyat yang paling bawah adalah kekuatan koperasi. Tapi saya sadar waktu saya mulai bikin koperasi ternyata kalau tidak punya wewenang, kalau tidak punya kekuasaan sangat lambat.
Sangat lambat. Betul. Betul. Kalau orang modalnya kecil atau tidak punya modal, susah dapat kredit di mana-mana. Waktu saya jadi presiden dengan menteri-menteri kita kebutas pangan, kita turunkan ee harga pupuk, kita naikkan harga pembelian gabah. [mendengus] Kita jamin hasil petani naik. Tapi saya dapat laporan, Pak.
Percuma Pak hasil mereka naik. Kenapa? Karena hutang mereka banyak. [berdehem] Karena pertanian itu panennya itu 100 hari. Nah, selama 100 hari anaknya ada yang sakit. anaknya harus sekolah. Mungkin ada kerusakan ini. Dia butuh uang, dia pinjam uang dan bunganya luar biasa gila. [berdehem] Dia pinjam uang dari lintah darat.
Dari mereka-mereka yang memberi bunga [berdehem] kadang-kadang 1% sehari. ini mematikan. Seumur hidup mereka tidak bisa bangkit. Karena itu salah satu kebijakan saya pertama mungkin dalam bulan-bulan pertama saudara ingat saya hapuskan hutang jutaan petani yang mereka tidak mampu bayar. Saya hapus.
Kenapa? Pengusaha besar pun banyak yang enggak bayar hutang. Enak aja hutangnya triliunan [berdehem] enggak mau bayar. Habis itu pakai ini, pakai itu apa namanya? Ee haircut apalagi ya [berdehem] restrukturisasi. ada istilah-istilah keren, rakyat enggak bisa.
Kemudian selain itu saya berpikir tidak ada jalan. Mereka rakyat kita harus bisa mendapat kesempatan pinjam uang dengan bunga yang murah. Jawabannya adalah harus ada koperasi simpan pinjam di setiap desa di seluruh Republik Indonesia. Karena [berdehem] itulah angka 81.000 muncul karena desa dan kelurahan kita di seluruh Indonesia jumlahnya adalah 81.000.
Masalahnya adalah untuk memotong cengkaman [berdehem] para lintah darat itu supaya membebaskan jutaan [berdehem] rakyat kita dari ketergantungan kepada itu. Dan akhirnya muncul lagi bahwa oh iya [berdehem] pupuk bersubsidi bisa di koperasi. Kemudian ee gas, tabung-tabung gas itu bisa dikoperasi.
Kemudian hampir semua barang-barang susidi bisa kita salurkan melalui koperasi supaya tidak diselewengkan. Karena banyak barang subsidi diselewengkan tidak [berdehem] sampai ke rakyat yang perlu, tapi diatur-atur sedemikian. Bahkan banyak yang diselundupkan ke luar negeri, Saudara-saudara sekalian.
Itu latar [berdehem] belakang Koperasi Merah Putih. Kemudian kita mulai rapat, kita mulai susun, kita mulai merencanakan. Ada beberapa pilihan kita bisa laksanakan dengan cara-cara biasa. Tapi rakyat yang susah tidak dalam keadaan biasa, mereka memerlukan tindakan cepat. Kita tidak bisa dengan cara-cara biasa, Saudara-saudara sekalian.
Kita harus berpikir besar, berpikir cerdas, berpikir praktis, jangan teoritis. Saya tahu, saya tahu, Pak. Sebaiknya bikin naskah akademis dulu, Pak. Naskah akademis itu biasanya 8 bulan. Rapat sini, rapat situ, rapat sini, rapat situ. Ya, dari naskah akademis nanti kita bikin pilot project, Pak.
Pilot project itu 2 tahun. Habis itu kita coba di 100 desa dulu, Pak. Ada 81.000 desa dan kelurahan. Rakyat itu suruh nunggu 8 tahun. Saya [berdehem] saya tidak mau. Saya bertanggung jawab kepada rakyat saya. Saya memilih jalan yang berani, jalan yang tegas, jalan yang besar, tapi terukur dan [berdehem] terjangkau oleh kita. Dan itu yang sedang kita laksanakan, Saudara sekalian.
tadi laporan Menteri Koperasi kita sudah berapa 12.000 atau berapa ee koperasi yang sudah terbentuk. Silakan jangan buru-buru. Kalau kita mampu hanya 5.000 kita resmikan 5.000 nanti. Kapan insyaallah langkah 1000 km dimulai. Ya, perjalanan 1000 km dimulai dengan satu langkah. Tidak masalah.
Saya dapat laporan sudah [mendengus] operasional 1.000 koperasi lebih dalam waktu dekat mungkin akan jadi 5.000 atau 6.000. Silakan. Insyaallah kita akan sampai tujuan kita dan pasti kita sampai. Kalau target kita 1 seteng tahun dan target itu tidak tercapai, enggak apa-apa. kita bisa [berdehem] nyusul.
Tapi kalau kita tidak punya target, tidak akan sampai-sampai, Saudara-saudara sekalian. Kita harus hilangkan pemikiran apa bisa? Bisa. Harus bisa, akan bisa, dan akan berhasil. Saudara sekalian, menang atau kalah ada di pikiran dan di hati kita. Menang atau kalah kalau kita kalau kita berpikir oh mungkin kalah, oh mungkin gagal, kita sesungguhnya sudah gagal.
Tapi kalau kita yakin menang, yakin berhasil, yakin untuk rakyat, kita akan sampai ke situ, Saudara-saudara sekalian. Saya kira sudah cukup ya yang saya sampaikan semua ini angka-angka tapi ini angka-angka bagus. Kalau itu saya mau sampaikan angka-angka ini. Koperasi kita nanti koperasi Desa Kelurahan Merah Putih.
koperasi yang anggotanya seluruh seluruh rakyat penduduk di desa itu seluruhnya dan koperasi nanti tidak hanya untuk simpan pinjam tapi nanti akan ada geray simpan pinjam kredit yang murah. mikrokredit dan super mikrokredit. Super mikrokredit yang e mekar itu ya.
Mekar adalah super mikro itu ya yang tadinya bunganya 22% ya saya turunkan jadi 8%. Saudara-saudara sekalian, saya maunya 5%. Tapi bangkir-bangkir Pak Rosan CS itu jangan, Pak. Terlalu terlalu tipis kita punya [berdehem] ongkos. Oke, 8% tapi dibandingkan dengan 22% lumayan 8%. Betul atau tidak?
Begitu dong. Semangat saudara-saudara. KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalam ada kantor koperasi, toko sembakau, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa. Obat-obatnya obat generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota.
Akan ada logistik desa, akan ada gudang, akan ada cold storage, ruang pendingin [berdehem] supaya hasil-hasil petani tidak akan rusak dan berbagai layanan ekonomi lainnya. Saudara-saudara, saya ambil keputusan. Semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui koperasi Desa Merah Putih.
Harus. Saya katakan ini harus. Barang subsidi rakyat tidak boleh diperdagangkan. supaya yang membutuhkan dialah yang terima. Kita juga akan buka desa-desa dan koperasi-koperasi nelayan untuk pertama kali dalam sejarah di Republik Indonesia, nelayan-nelayan kita akan kita urus.
Mereka juga akan punya gudang pendingin supaya ikan mereka bertahan. Untuk pertama kali mereka akan punya pabrik es supaya mereka melaut bawa es dan kita akan bagi kapal-kapal besar untuk tiap desa nelayan yang akan dikerjakan, yang akan dimiliki dan dikerjakan oleh koperasi-koperasi nelayan itu sendiri, Saudara.
Dan mereka bukan terima, mereka bukan terima hadiah. Mereka cicil kembali dari hasil tangkapan ikan mereka. Mereka akan cicil semua uang yang kita jadi uang di desa nelayan, uang di desa-desa ini koperasi adalah uang pinjaman yang akan dibayar kembali. Saudara-saudara, kita projeksikan KDKMP bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat sebesar 223 triliun tiap tahun akan beredar di desa-desa. Tidak keluar akan beredar di desa-desa.
Nanti akan ada pendapatan produsen yang juga meningkat sebesar 202 triliun di petani, peternak, dan nelayan. Saudara-saudara, semua ahli mengatakan logistik Indonesia paling tidak efisien dan paling mahal. ini yang kita akan membersihkan, kita akan membuat lebih efisien.
Dengan demikian, Saudara-saudara, sekali lagi [berdehem] selamat Hari Koperasi. Sekali lagi saya mengajak semua unsur untuk bersatu. Koperasi nanti ini akan berada di semua desa, di semua daerah. Tidak pandang apakah desa itu desa yang milih Gerindra atau tidak.
Tidak [mendengus] peduli apakah di kabupaten itu Prabowo menang atau tidak. Enggak ada urusan itu. Siapapun tidak ada urusan. Saya sekarang, saya sekarang mengatakan saya bukan presidennya Gerindra. Saya bukan presidennya siapa-siapa. Saya presidennya rakyat Indonesia semuanya, Saudara-saudara.
Dirgahayu Koperasi Indonesia ke-79, Koperasi Berdaya Indonesia berjaya. Oh iya ada tambahan. Minta izin saya minum dulu. Saya minum kopi ini. E saya minta maaf. Sebetulnya saya kemarin ini flu rasa tengkorokan sakit. Hampir saya enggak hadir, tapi saya pikir-pikir, bayangkan kalau saya enggak hadir koperasi merah putih, rakyat koperasi sudah kumpul.
Tapi yang saya paling takut nanti malam kalau saya enggak hadir, Pak Margono dan Pak Mitro turun, saya ditempeleng malam-malam. Akhirnya bangkit minum kopi, semangat hadir di sini. Ah, ini yang paling terakhir ini. Kebetulan tanya Pak Feri ya. Ini dia yang rencanakan tanggalnya, dia yang pilih, harinya dia pilih, tapi saya lihat-lihat ya, ini angka ini menarik. Bukan saya yang atur ya.
Ini adalah hari koperasi ke-79 ya. 7 + 9 16 ya. 16 1 sama 6 [berdehem] 7 2026 10 ya 7 sama 10 17 8. Jadi memang ini hari baik saya enggak atur di mana saya muncul kok ada angka delan. Saya enggak mengerti itu. Berarti ada tondo-tondo ini. Makanya saya enggak berani enggak hadir. Dirgahayu Gerakan Koperasi Indonesia.
Selamat berjuang. Percaya kepada pemimpinmu. Percaya kepada pemerintahmu. Bersatu semua unsur untuk rakyat, untuk bangsa. Jangan mau dihasut. Jangan mau diatur oleh kelompok-kelompok ekstrem atau bangsa lain. [berdehem] Indonesia kuat, Indonesia hebat. Indonesia maju, Indonesia akan bangkit sebagai negara besar. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam sejahtera bagi kita sekalian. Shalom. Salve. Om swastiastu. Namo buddhaya. Salam kebajikan. Merdeka. Merdeka. Merdeka. Merdeka. Merdeka. [berdehem] Kalau saya teriak koperasi berdaya, kalian jawab Indonesia berjaya. Koperasi berdaya Indonesia berdaya. Terima kasih.
Dan dengan demikian acara puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 tahun 2026 telah selesai. Kami ucapkan [musik] CNN Indonesia breaking news. Ikuti perkembangan informasi terhangat [musik] bersama CNN Indonesia. Puluhan mitra travel haji dan umrah Hanania Grup yang [musik] diduga melakukan penipuan melapor ke Polda Metro Jaya. Mereka mengalami kerugian hingga Rp20 [musik] miliar. Kami sajikan isu-isu aktual yang sedang ramai diperbincangkan di masyarakat. Jangan [musik] lewatkan CNN Indonesia News Update Senin sampai Jumat jam .00 sore live di Trans TV [musik] dan CNN Indonesia.
Kami menyajikan informasi terkini tentang [musik] ekonomi nasional dan global. Menganalisis pergerakan pasar dan memberikan wawasan tentang pasar modal dan [musik] tren bisnis dari para ahli. Setiap pergerakan pasar, setiap kebijakan [musik] pemerintah memiliki dampak langsung pada keuangan Anda.
Saksikan [musik] CNN Indonesia Business setiap Senin sampai Jumat jam 10 pagi di CNN Indonesia. Awali hari dengan [musik] dialog penyejuk hati. Nabi itu gak pernah bentak istrinya suruh diam, jangan ikut campur tuh enggak pernah. Nabi itu selalu mendengarkan saran istrinya.
Ketika Nabi merasa buntu terhadap kebijakan tertentu itu, Nabi mendapatkan masukan dari siapa? Itu istrinya. Dan itu didengarkan oleh Rasulullah. Ketika itu rasional maka diamalkan oleh Rasulullah. Bila kalian [musik] melakukan hutang-putih ila ajalim musamma pada [musik] tempo yang tertentu, tempo yang sudah ditentukan faktu, maka [musik] [musik] [musik] Yeah.